kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Kini giliran Korea Selatan mencoret Jepang dari daftar putih perdagangan jalur cepat


Senin, 12 Agustus 2019 / 14:14 WIB

Kini giliran Korea Selatan mencoret Jepang dari daftar putih perdagangan jalur cepat
ILUSTRASI. Presiden AS - Presiden Korsel - PM Jepang

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Selatan (korsel) mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya berencana membalas Jepang dengan menghapuskan Negeri Sakura tersebut dari "daftar putih" negara-negara dengan status perdagangan jalur cepat mulai September.

Kebijakan Korsel ini merupakan langkah cepat yang memperdalam perpecahan diplomatik dan perdagangan antara kedua negara.

Baca Juga: Bursa Asia memerah kembali dibayangi kekhawatiran dari berlarutnya perang dagang

Mengutip Reuters, Menteri Perindustrian Korsel Sung Yun-mo mengatakan bahwa Jepang akan dimasukkan ke dalam kategori perdagangan yang baru dibuat dari negara-negara yang belum menjalankan sistem kontrol ekspor mereka sejalan dengan "prinsip-prinsip kontrol ekspor internasional" ujarnya. 

Park Tae-sung, seorang pejabat senior kementerian perdagangan Korea Selatan, menambahkan bahwa Jepang telah dimasukkan sebagai negara pertama dalam kelompok baru karena praktik perdagangan yang tidak tepat, tetapi tidak memberikan rincian.

Hubungan antara kedua negara telah memburuk sejak putusan Mahkamah Agung Korea Selatan tahun lalu bahwa perusahaan Jepang harus memberi kompensasi kepada warga Korea Selatan yang diharuskan menjadi pekerja paksa selama Perang Dunia Kedua.

Jepang mengumumkan awal bulan ini bahwa mereka mengeluarkan Korea Selatan dari "daftar putih" negara-negara yang telah menikmati pembatasan perdagangan minimum, dengan alasan erosi kepercayaan.

Keputusan Korsel ini sebagai balasan keputusan Jepang pada bulan Juli lalu yang memberlakukan pembatasan yang ketat pada ekspor ke Korea Selatan dari bahan-bahan yang digunakan untuk membuat chip smartphone, barang ekspor utama Korea Selatan.

Baca Juga: Waspada, Korut curi dana dari bank dan bursa kripto Rp 28 triliun

Tokyo pekan lalu memberikan pengiriman pertama bahan-bahan berteknologi tinggi ke Korea Selatan sejak pembatasan itu diberlakukan.

Dalam upaya untuk mengurangi ketergantungannya pada impor Jepang, Korea Selatan pekan lalu mengumumkan rencana untuk berinvestasi sekitar 7,8 triliun won (US$ 6,48 miliar) dalam penelitian dan pengembangan untuk bahan, suku cadang dan peralatan lokal selama tujuh tahun.

Sung mengatakan dia siap untuk berbicara dengan para pejabat Jepang kapan saja Tokyo meminta pertemuan


Sumber : Reuters
Editor: Noverius Laoli
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 1.1335 || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web = 1.3463

Close [X]
×