kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Klub Premier League Pecahkan Rekor Belanja Musim Panas £3 Miliar


Selasa, 02 September 2025 / 07:11 WIB
ILUSTRASI. Salah satu yang paling mencolok adalah kepindahan Alexander Isak dari Newcastle United ke Liverpool dengan mahar £125 juta (US$169 juta), yang menjadi rekor transfer baru untuk pemain asal Swedia. REUTERS/Dylan Martinez 


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - LONDON. Bursa transfer musim panas Liga Inggris kembali mencetak sejarah. Total belanja klub Premier League mencapai £3 miliar untuk pertama kalinya, dipicu oleh sederet transfer besar hingga hari terakhir jendela transfer.

Melansir Reuters pada Selasa (2/9/2025), Salah satu yang paling mencolok adalah kepindahan Alexander Isak dari Newcastle United ke Liverpool dengan mahar £125 juta (US$169 juta), yang menjadi rekor transfer baru untuk pemain asal Swedia.

Baca Juga: Inflasi Korea Selatan Agustus Melambat ke 1,7%, Terseret Tarif Telekomunikasi

Selain itu, Newcastle juga menebus Yoane Wissa dari Brentford seharga £55 juta.

Dengan transaksi ini, total pengeluaran klub-klub Premier League musim ini sudah melampaui rekor £2,7 miliar pada musim 2022/23, padahal bursa transfer Januari masih belum dibuka.

Jumlah tersebut £650 juta lebih tinggi dibanding rekor pengeluaran musim panas sebelumnya pada 2023.

Meski sejumlah klub juga berhasil menutup sebagian pengeluaran lewat penjualan pemain, nilai net spend tercatat £1,2 miliar tertinggi sepanjang sejarah, naik 114% dibanding musim panas lalu dan 13% lebih tinggi dari rekor 2022, menurut laporan Deloitte.

“Ini menjadi musim panas ketiga dalam empat tahun terakhir dengan rekor belanja baru di Premier League. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun belanja klub di Eropa melambat, klub-klub Inggris tidak berniat mengurangi investasinya di lapangan,” ujar Tim Bridge, mitra utama Deloitte Sports Business Group.

Baca Juga: Deadline Day Panas: Rekor Baru Premier League, Debut Pemain Indonesia di Prancis

Premier League menyumbang 51% dari total belanja gabungan lima liga top Eropa (Premier League, Bundesliga, LaLiga, Serie A, dan Ligue 1). Sebagai perbandingan, rata-rata net spend dari empat liga lainnya hanya €90 juta.

Tak hanya kasta teratas, Liga Championship Inggris juga mencatat lonjakan dengan total belanja £240 juta, naik £95 juta dibanding musim lalu.

Liverpool tercatat sebagai klub dengan belanja terbesar musim panas ini. Selain Isak, mereka juga mendatangkan Florian Wirtz dari Jerman dengan nilai awal £100 juta.

Total pengeluaran The Reds mencapai €483 juta dengan net spend €264 juta, disusul Chelsea (€328 juta) dan Arsenal (€293 juta).

Menariknya, Chelsea justru mencatat keuntungan bersih kecil setelah berhasil melepas pemain dengan nilai total €332 juta.

Baca Juga: Manchester United Datangkan Senne Lammens, Kiper Muda Belgia Senilai €21 Juta

Di tengah ketatnya aturan Profit and Sustainability Rules, tren ini mencerminkan besarnya pendapatan klub-klub Inggris dari hak siar televisi.

Meski demikian, Bridge mengingatkan, “Keberlanjutan finansial harus tetap menjadi inti dari bisnis demi kesuksesan jangka panjang setiap klub.”


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×