CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Korban jiwa kerusuhan Venezuela menjadi 42 orang


Rabu, 17 Mei 2017 / 08:02 WIB


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

CARACAS. Gelombang protes anti pemerintah Venezuela memasuki pekan keenam. Masih memanas, korban jiwa terus menambah mencapai 42 orang sampai Selasa waktu setempat (17/5). 

Seorang polisi ditahan terkait penembakan, sementara seorang bocah 17 tahun meninggal dunia pada Selasa pagi setelah tertembak di hari sebelumnya. 

"Sekelompok orang datang dan tiba-tibak menembak, dan melukai seorang pria di kepala," kata kantor kejaksaan setempat, dikutip Reuters.

Kekerasan berkobar lagi di Venezuela pada Senin setelah pihak oposisi kembali menduduki jalanan untuk menjaga momentum rencana penggulingan pemerintah sosialis. Setidaknya, 90 orang ditahan pada kerusuhan Senin lalu.

Ratusan hingga ribuan orang turun ke jalan di berbagai daerah. Mereka menyuarakan kemarahan atas kelangkaan makanan, krisis obat dan melejitnya harga barang-barang. Demonstran menuntut adanya pemilu, pembebasan aktivis, dan bantuan asing dalam krisis ekonominya. 

Sementara itu, Presiden Nicolas Maduro menunjuk pihak oposisi sebagai penyebab krisis dan jatuhnya korban jiwa. Dia menuduh, pihak oposisi dibekingi Washington untuk menggulingkan pemerintahan.




TERBARU

[X]
×