kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Langkah Bank Sentral China tangani krisis Evergrande dianggap belum maksimal


Rabu, 22 September 2021 / 21:35 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A woman walks past the headquarters of the People's Bank of China (PBOC), the central bank, in Beijing, June 21, 2013. REUTERS/Jason Lee/File Photo


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID -  BEIJING. Para investor mencari petunjuk tentang bagaimana Pemangku Kebijakan Beijing berencana untuk menangani krisis utang China Evergrande Group. Bank sentral China tampaknya tengah mengupayakan manajemen likuiditas di pasar.

The People’s Bank of China (PBOC) melanjutkan operasi pasar terbuka harian pada Rabu (22/9) setelah jeda libur di China. Suntikan likuiditas yang besar dapat menandakan niat Beijing untuk mengurangi tekanan sistemik setelah krisis Evergrande mengguncang ekuitas global. 

Di sisi lain, jika PBOC menarik dana, itu bisa berarti siap untuk mentolerir volatilitas pasar yang lebih tinggi karena Evergrande semakin mendekati default.

Kebutuhan untuk menenangkan kegelisahan pasar mungkin bahkan lebih mendesak melihat saham-saham di China daratan merosot pada pembukaan kembali perdagangan pada Rabu (22/9) setelah libur festival pertengahan musim gugur. 

Baca Juga: Evergrande dibelit krisis, apa dampaknya bagi ekonomi Indonesia?

Indeks Hang Seng China Enterprises, ukuran ekuitas China yang diperdagangkan di Hong Kong, merosot lebih dari 3% ketika bursa China ditutup pada Senin dan Selasa, awal pekan ini. Bahkan ketika analis Wall Street berusaha meyakinkan investor bahwa Evergrande tidak akan mengarah ke momen Lehman Brothers.

“China telah meninggalkan pasar dengan gelisah. Dalam waktu dekat, PBOC akan menyuntikkan likuiditas jangka pendek yang cukup untuk mempertahankan pasokan uang tunai yang cukup," kata Zhou Hao, ekonom senior di Commerzbank AG di Singapura seperti dikutip Bloomberg, Rabu (22/9).




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×