kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Langkah Bank Sentral China tangani krisis Evergrande dianggap belum maksimal


Rabu, 22 September 2021 / 21:35 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A woman walks past the headquarters of the People's Bank of China (PBOC), the central bank, in Beijing, June 21, 2013. REUTERS/Jason Lee/File Photo


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID -  BEIJING. Para investor mencari petunjuk tentang bagaimana Pemangku Kebijakan Beijing berencana untuk menangani krisis utang China Evergrande Group. Bank sentral China tampaknya tengah mengupayakan manajemen likuiditas di pasar.

The People’s Bank of China (PBOC) melanjutkan operasi pasar terbuka harian pada Rabu (22/9) setelah jeda libur di China. Suntikan likuiditas yang besar dapat menandakan niat Beijing untuk mengurangi tekanan sistemik setelah krisis Evergrande mengguncang ekuitas global. 

Di sisi lain, jika PBOC menarik dana, itu bisa berarti siap untuk mentolerir volatilitas pasar yang lebih tinggi karena Evergrande semakin mendekati default.

Kebutuhan untuk menenangkan kegelisahan pasar mungkin bahkan lebih mendesak melihat saham-saham di China daratan merosot pada pembukaan kembali perdagangan pada Rabu (22/9) setelah libur festival pertengahan musim gugur. 

Baca Juga: Evergrande dibelit krisis, apa dampaknya bagi ekonomi Indonesia?

Indeks Hang Seng China Enterprises, ukuran ekuitas China yang diperdagangkan di Hong Kong, merosot lebih dari 3% ketika bursa China ditutup pada Senin dan Selasa, awal pekan ini. Bahkan ketika analis Wall Street berusaha meyakinkan investor bahwa Evergrande tidak akan mengarah ke momen Lehman Brothers.

“China telah meninggalkan pasar dengan gelisah. Dalam waktu dekat, PBOC akan menyuntikkan likuiditas jangka pendek yang cukup untuk mempertahankan pasokan uang tunai yang cukup," kata Zhou Hao, ekonom senior di Commerzbank AG di Singapura seperti dikutip Bloomberg, Rabu (22/9).




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×