CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

KTT BRICS 2026 Hasilkan Deklarasi New Delhi, Komitmen Didorong Jadi Hasil Nyata


Minggu, 13 September 2026 / 05:20 WIB
KTT BRICS 2026 Hasilkan Deklarasi New Delhi, Komitmen Didorong Jadi Hasil Nyata
ILUSTRASI. BRICS-SUMMIT/ (REUTERS/Bhawika Chhabra)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 menghasilkan Deklarasi New Delhi yang menjadi arah bersama negara-negara anggota untuk menerjemahkan berbagai komitmen menjadi hasil nyata.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengatakan sesi terbatas KTT BRICS berlangsung secara bermakna dan konstruktif. Menurutnya, berbagai realitas dunia telah disampaikan secara jelas dalam pembahasan tersebut.

Modi menyebut, perubahan dunia membutuhkan pembaruan terhadap institusi global, terutama dalam hal representasi, daya tanggap, serta aturan keterlibatan antarnegara.

“Kita harus bekerja melalui kemitraan dan aksi kolektif untuk menjembatani kesenjangan antara komitmen dan hasil. ‘Deklarasi New Delhi’ yang diadopsi hari ini memberikan arah yang jelas bagi tekad bersama kita. Kini menjadi tanggung jawab kita untuk menerjemahkan komitmen-komitmen ini menjadi hasil yang nyata,” ujar Modi seperti dikutip dalam keterangan resmi Biro Pers, Media dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, Sabtu (12/9/2026). 

Baca Juga: Deklarasi Bersama BRICS: Desak Penahanan Diri Maksimal di Timur Tengah

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto, mengatakan kekuatan kolektif BRICS harus memastikan berbagai komitmen yang telah disepakati memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Prabowo menegaskan, kekuatan tersebut tidak boleh berhenti sebatas kesepakatan di atas kertas.

“Inilah jenis kekuatan kolektif yang kita butuhkan. Kekuatan yang tidak berhenti di atas kertas, tetapi diterjemahkan menjadi peluang bagi masyarakat kita. Kekuatan yang memungkinkan Global South memiliki suara yang lebih besar dalam membentuk masa depannya sendiri,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, kekuatan kolektif BRICS juga perlu digunakan untuk membangun tatanan internasional yang lebih adil dan setara. Dengan kekuatan bersama, negara-negara Global South diharapkan memiliki posisi yang lebih kuat dalam menentukan arah tata kelola global.

“Kekuatan yang sama juga harus digunakan untuk membangun tatanan internasional yang lebih adil dan setara. Bersama-sama, kita dapat membuat kekuatan kita diperhitungkan,” imbuhnya.

Deklarasi New Delhi diadopsi dalam rangkaian KTT BRICS 2026 yang mengusung tema “Building for Resilience, Innovation, Cooperation, and Sustainability.”

Indonesia turut berpartisipasi sebagai anggota penuh BRICS dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga: Gelar KTT di India, Begini Evolusi BRICS dan Tantangannya Saat Ini


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×