kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

China Buka Investigasi Anti-Dumping Impor Bahan Kimia dari Uni Eropa


Sabtu, 03 Oktober 2026 / 16:47 WIB
China Buka Investigasi Anti-Dumping Impor Bahan Kimia dari Uni Eropa
ILUSTRASI. Kementerian Perdagangan China membuka investigasi anti-dumping terhadap impor bahan kimia antara p-nitrotoluene dari Uni Eropa (UE) (DOK/Wikipedia.org)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Kementerian Perdagangan China membuka investigasi anti-dumping terhadap impor bahan kimia antara p-nitrotoluene dari Uni Eropa (UE). Penyelidikan ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara China dan UE.

Kementerian Perdagangan China pada Sabtu (3/10/2026) mengatakan, penyelidikan tersebut menyasar impor p-nitrotoluene, yang juga dikenal sebagai para-nitrotoluene, dari negara-negara anggota UE.

P-nitrotoluene merupakan bahan kimia antara yang digunakan dalam produksi pewarna, obat-obatan, dan pestisida. China sendiri merupakan salah satu produsen sekaligus eksportir utama p-nitrotoluene di dunia.

Kementerian Perdagangan China menyebut investigasi tersebut dimulai setelah adanya pengaduan dari industri domestik China.

Baca Juga: Serangan Udara Israel Tewaskan Lima Orang di Gaza

Berdasarkan bukti awal yang dikumpulkan, harga impor p-nitrotoluene dari UE turun hampir 60% secara kumulatif selama periode 2022 hingga 2025.

Penyelidikan anti-dumping tersebut dilakukan ketika hubungan perdagangan antara China dan Uni Eropa semakin tegang. Dalam beberapa tahun terakhir, kedua pihak semakin sering menggunakan instrumen anti-dumping dan berbagai langkah perlindungan perdagangan lainnya terhadap produk dari masing-masing wilayah.

Langkah China ini berpotensi menambah tekanan dalam hubungan dagang dengan Uni Eropa, yang sebelumnya juga telah menerapkan sejumlah kebijakan perdagangan untuk melindungi industri domestiknya dari persaingan produk impor.

Investigasi anti-dumping pada dasarnya digunakan untuk menilai apakah produk impor dijual di pasar suatu negara dengan harga yang dianggap tidak wajar dan menimbulkan kerugian bagi industri domestik.

Hasil penyelidikan China nantinya dapat menjadi dasar bagi pemerintah untuk menentukan apakah diperlukan pengenaan bea masuk anti-dumping terhadap impor p-nitrotoluene dari Uni Eropa.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×