kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   22,00   0,12%
  • IDX 5.935   10,36   0,17%
  • KOMPAS100 771   0,59   0,08%
  • LQ45 589   0,03   0,00%
  • ISSI 204   0,70   0,34%
  • IDX30 333   -0,12   -0,04%
  • IDXHIDIV20 413   -0,01   0,00%
  • IDX80 88   0,06   0,06%
  • IDXV30 113   0,20   0,17%
  • IDXQ30 107   -0,05   -0,05%

Lepas Saham Bank Besar, Warren Buffett Investasikan US$ 305 Miliar ke Aset Safe Haven


Senin, 02 Juni 2025 / 15:44 WIB
Orang-orang menonton saat ketua Berkshire Hathaway Warren Buffett terlihat di layar berbicara pada pertemuan tahunan pemegang saham Berkshire Hathaway Inc, di Omaha, Nebraska, AS, 3 Mei 2025. Warren Buffett, melalui perusahaannya Berkshire Hathaway, mengucurkan dana sebesar US$ 305,5 miliar ke aset safe haven berupa obligasi.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Investor legendaris Warren Buffett, melalui perusahaannya Berkshire Hathaway, mengucurkan dana sebesar US$ 305,5 miliar ke aset safe haven berupa obligasi pemerintah AS pada kuartal I 2025. 

Mengutip The Daily Hold, Senin (2/6), langkah ini diambil seiring pengurangan kepemilikan saham perusahaan di tiga bank besar Amerika Serikat: Citigroup, Bank of America, dan Capital One.

Berdasarkan pengarsipan terbaru di Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), kepemilikan Berkshire dalam obligasi pemerintah jangka pendek meningkat 6,64% dari US$ 286,47 miliar pada kuartal IV 2024 menjadi US$ 305,5 miliar pada kuartal I 2025.

Baca Juga: Aset Safe Haven Melemah Sepanjang Mei 2025, Ini Tips Atur Ulang Portofolio Investasi

Selain investasi pada obligasi, Buffett juga mengalokasikan dana ke sekuritas ekuitas sebesar US$ 263,7 miliar dan menjaga posisi kas perusahaan di angka US$ 36,89 miliar hingga akhir Maret 2025.

Menurut data Departemen Keuangan AS, kepemilikan utang pemerintah AS oleh Berkshire lebih besar dibandingkan Taiwan yang memiliki US$ 297,8 miliar. 

Jika Berkshire Hathaway dianggap sebagai sebuah negara, posisinya akan menempati peringkat ke-11 sebagai pemegang surat utang AS asing terbesar, tepat di bawah Prancis, Irlandia, dan Swiss.

Pada saat yang sama, Berkshire tercatat melepas saham senilai total US$ 3,23 miliar di sektor perbankan. Perusahaan sepenuhnya keluar dari Citigroup dengan menjual sisa saham senilai US$ 1 miliar. 

Baca Juga: Ogah Lirik Bitcoin, Warren Buffett Lebih Pilih 2 Aset Ini

Selain itu, sebanyak 48,7 juta saham Bank of America senilai sekitar US$ 2,19 miliar juga dijual, serta 300.000 saham Capital One senilai sekitar US$ 46,5 juta turut dilepas.

Langkah ini mencerminkan strategi konservatif Buffett dalam mengelola dana perusahaan, dengan mengalihkan aset ke instrumen yang dianggap lebih aman di tengah ketidakpastian pasar.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×