Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Aktivitas manufaktur Korea Selatan mencatat pertumbuhan tercepat dalam empat bulan pada September 2026. Penguatan tersebut didorong lonjakan permintaan ekspor, terutama untuk produk semikonduktor dan otomotif.
Melansir Reuters berdasarkan survei S&P Global yang dirilis Kamis (1/10/2026), Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Korea Selatan naik menjadi 53,9 pada September dari 52,3 pada Agustus.
Baca Juga: Ekspor Korea Selatan Tembus US$120 Miliar untuk Pertama Kali, Ditopang Chip AI
Angka PMI di atas 50 menunjukkan aktivitas manufaktur berada dalam fase ekspansi. Dengan capaian tersebut, sektor manufaktur Korea Selatan telah mencatat pertumbuhan selama 10 bulan berturut-turut.
Penguatan aktivitas pabrik juga sejalan dengan lonjakan permintaan dari pasar luar negeri. Pesanan ekspor baru tumbuh pada laju tercepat dalam 15,5 tahun, dengan peningkatan permintaan yang kuat terutama berasal dari Eropa dan Asia.
"Pertumbuhan pesanan baru dan produksi mencapai level tertinggi dalam sekitar lima setengah tahun, dengan bukti anekdotal yang sering mengaitkan ekspansi tersebut dengan kekuatan sektor semikonduktor dan otomotif," kata Usamah Bhatti, economist S&P Global Market Intelligence.
Produksi dan Pesanan Baru Menguat
Output manufaktur Korea Selatan meningkat dengan laju paling cepat sejak Maret 2021. Sementara itu, pesanan baru tumbuh pada tingkat tercepat sejak Februari 2021.
Kenaikan pesanan ekspor baru menjadi salah satu faktor utama yang mendorong aktivitas manufaktur. Indeks pesanan ekspor mencatat pertumbuhan tertinggi sejak Maret 2011.
Baca Juga: Wanita Terkaya Dunia Tambah Rp590 Triliun Tanpa Jadi Bos Perusahaan
Kinerja tersebut memperlihatkan kuatnya permintaan global terhadap produk industri Korea Selatan, khususnya di tengah meningkatnya kebutuhan semikonduktor untuk pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
Sektor otomotif juga turut menopang peningkatan aktivitas manufaktur, sehingga memberikan dorongan terhadap produksi dan pesanan baru sepanjang September.
Optimisme Produsen Meningkat
Selain peningkatan aktivitas produksi dan pesanan, sentimen produsen Korea Selatan terhadap prospek bisnis juga membaik.
Tingkat optimisme manufaktur untuk 12 bulan ke depan meningkat ke level tertinggi dalam delapan bulan.
Perbaikan sentimen tersebut mencerminkan ekspektasi pelaku industri bahwa permintaan akan tetap kuat dalam beberapa bulan mendatang.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Stabil Kamis (1/10) Pagi, Pasar Cermati Negosiasi Damai AS-Iran
Data PMI tersebut juga memperkuat gambaran mengenai momentum sektor ekspor Korea Selatan. Sebelumnya, data pemerintah menunjukkan ekspor negara tersebut melonjak 83,5% secara tahunan menjadi rekor US$120,9 miliar pada September.
Lonjakan ekspor terutama ditopang pengiriman semikonduktor yang meningkat lebih dari tiga kali lipat di tengah kuatnya belanja global untuk infrastruktur AI.














