kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.965   52,00   0,29%
  • IDX 5.669   26,20   0,46%
  • KOMPAS100 732   4,13   0,57%
  • LQ45 557   3,79   0,69%
  • ISSI 197   0,36   0,19%
  • IDX30 316   1,45   0,46%
  • IDXHIDIV20 390   0,52   0,13%
  • IDX80 83   0,39   0,47%
  • IDXV30 106   -0,47   -0,44%
  • IDXQ30 102   0,35   0,34%

Boom AI Dorong Ekspor Korea Selatan Tumbuh Tercepat Sejak 1978


Rabu, 01 Juli 2026 / 08:52 WIB
Boom AI Dorong Ekspor Korea Selatan Tumbuh Tercepat Sejak 1978
ILUSTRASI. AI-HEALTHCARE/SURVEY (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Ekspor Korea Selatan mencatat pertumbuhan tahunan terbesar dalam hampir setengah abad pada Juni 2026. Lonjakan ini didorong melonjaknya permintaan semikonduktor seiring derasnya investasi global di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Mengutip Reuters, Rabu (1/7/2026), data awal perdagangan menunjukkan ekspor Korea Selatan naik 70,9% secara tahunan menjadi US$ 102,25 miliar pada Juni. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan kenaikan 53,4% pada Mei dan menjadi yang terbesar sejak Oktober 1978.

Baca Juga: PMI Manufaktur Jepang Catat Kinerja Kuartalan Terbaik Sejak 2014 pada Juni 2026

Kinerja itu juga melampaui ekspektasi pasar. Survei Reuters sebelumnya memperkirakan ekspor hanya akan tumbuh sekitar 61%, sementara seluruh proyeksi ekonom berada di bawah realisasi tersebut.

Lonjakan ekspor membuat Korea Selatan menjadi negara keempat di dunia yang mencatat nilai ekspor bulanan di atas US$ 100 miliar, setelah Amerika Serikat, China, dan Jerman.

Ekspor Chip Melonjak Hampir 200%

Motor utama pertumbuhan berasal dari industri semikonduktor.

Nilai ekspor chip melonjak 199,5% secara tahunan menjadi US$ 44,8 miliar, didorong tingginya permintaan komponen AI dari perusahaan teknologi global.

Baca Juga: Iran Tolak Bertemu Utusan AS, Prospek Perdamaian Kembali Memudar

Selain itu, ekspor komputer melesat 308,8% seiring meningkatnya investasi pembangunan infrastruktur AI oleh perusahaan-perusahaan teknologi besar.

Produk baja juga kembali tumbuh 9,6% setelah mengalami kontraksi selama 13 bulan berturut-turut, didukung pembangunan pusat data (data center).

Sementara itu, ekspor produk minyak bumi meningkat 49,8% karena harga minyak dunia yang masih relatif tinggi.

Ekspor ke China dan AS Melesat

Berdasarkan negara tujuan, ekspor ke China melonjak 92,1%, sedangkan pengiriman ke Amerika Serikat naik 78,6%.

Ekspor ke Uni Eropa juga tumbuh 31,8%. Sebaliknya, pengiriman ke kawasan Timur Tengah turun 8,4%.

Baca Juga: Dolar AS Menguat Rabu (1/7), Yen Jepang Terpuruk ke Level Terendah dalam 40 Tahun

Impor Ikut Naik, Neraca Dagang Cetak Rekor

Di sisi lain, impor Korea Selatan naik 30,1% menjadi US$ 66,10 miliar, lebih tinggi dibandingkan kenaikan 20,7% pada Mei.

Kenaikan tersebut juga melampaui ekspektasi ekonom sebesar 26,3% dan menjadi pertumbuhan impor tercepat sejak Mei 2022.

Dengan lonjakan ekspor yang jauh lebih besar dibanding impor, Korea Selatan membukukan surplus neraca perdagangan sebesar US$ 36,15 miliar pada Juni, yang menjadi surplus bulanan terbesar sepanjang sejarah.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×