Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Ekspor Korea Selatan mencatat pertumbuhan tahunan terbesar dalam hampir setengah abad pada Juni 2026. Lonjakan ini didorong melonjaknya permintaan semikonduktor seiring derasnya investasi global di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Mengutip Reuters, Rabu (1/7/2026), data awal perdagangan menunjukkan ekspor Korea Selatan naik 70,9% secara tahunan menjadi US$ 102,25 miliar pada Juni. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan kenaikan 53,4% pada Mei dan menjadi yang terbesar sejak Oktober 1978.
Baca Juga: PMI Manufaktur Jepang Catat Kinerja Kuartalan Terbaik Sejak 2014 pada Juni 2026
Kinerja itu juga melampaui ekspektasi pasar. Survei Reuters sebelumnya memperkirakan ekspor hanya akan tumbuh sekitar 61%, sementara seluruh proyeksi ekonom berada di bawah realisasi tersebut.
Lonjakan ekspor membuat Korea Selatan menjadi negara keempat di dunia yang mencatat nilai ekspor bulanan di atas US$ 100 miliar, setelah Amerika Serikat, China, dan Jerman.
Ekspor Chip Melonjak Hampir 200%
Motor utama pertumbuhan berasal dari industri semikonduktor.
Nilai ekspor chip melonjak 199,5% secara tahunan menjadi US$ 44,8 miliar, didorong tingginya permintaan komponen AI dari perusahaan teknologi global.
Baca Juga: Iran Tolak Bertemu Utusan AS, Prospek Perdamaian Kembali Memudar
Selain itu, ekspor komputer melesat 308,8% seiring meningkatnya investasi pembangunan infrastruktur AI oleh perusahaan-perusahaan teknologi besar.
Produk baja juga kembali tumbuh 9,6% setelah mengalami kontraksi selama 13 bulan berturut-turut, didukung pembangunan pusat data (data center).
Sementara itu, ekspor produk minyak bumi meningkat 49,8% karena harga minyak dunia yang masih relatif tinggi.
Ekspor ke China dan AS Melesat
Berdasarkan negara tujuan, ekspor ke China melonjak 92,1%, sedangkan pengiriman ke Amerika Serikat naik 78,6%.
Ekspor ke Uni Eropa juga tumbuh 31,8%. Sebaliknya, pengiriman ke kawasan Timur Tengah turun 8,4%.
Baca Juga: Dolar AS Menguat Rabu (1/7), Yen Jepang Terpuruk ke Level Terendah dalam 40 Tahun
Impor Ikut Naik, Neraca Dagang Cetak Rekor
Di sisi lain, impor Korea Selatan naik 30,1% menjadi US$ 66,10 miliar, lebih tinggi dibandingkan kenaikan 20,7% pada Mei.
Kenaikan tersebut juga melampaui ekspektasi ekonom sebesar 26,3% dan menjadi pertumbuhan impor tercepat sejak Mei 2022.
Dengan lonjakan ekspor yang jauh lebih besar dibanding impor, Korea Selatan membukukan surplus neraca perdagangan sebesar US$ 36,15 miliar pada Juni, yang menjadi surplus bulanan terbesar sepanjang sejarah.














