kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   0,00   0,00%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Boom AI Dorong Ekspor Korea Selatan Tumbuh Tercepat Sejak 1978


Rabu, 01 Juli 2026 / 08:52 WIB
Boom AI Dorong Ekspor Korea Selatan Tumbuh Tercepat Sejak 1978
ILUSTRASI. AI-HEALTHCARE/SURVEY (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Ekspor Korea Selatan mencatat pertumbuhan tahunan terbesar dalam hampir setengah abad pada Juni 2026. Lonjakan ini didorong melonjaknya permintaan semikonduktor seiring derasnya investasi global di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Mengutip Reuters, Rabu (1/7/2026), data awal perdagangan menunjukkan ekspor Korea Selatan naik 70,9% secara tahunan menjadi US$ 102,25 miliar pada Juni. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan kenaikan 53,4% pada Mei dan menjadi yang terbesar sejak Oktober 1978.

Baca Juga: PMI Manufaktur Jepang Catat Kinerja Kuartalan Terbaik Sejak 2014 pada Juni 2026

Kinerja itu juga melampaui ekspektasi pasar. Survei Reuters sebelumnya memperkirakan ekspor hanya akan tumbuh sekitar 61%, sementara seluruh proyeksi ekonom berada di bawah realisasi tersebut.

Lonjakan ekspor membuat Korea Selatan menjadi negara keempat di dunia yang mencatat nilai ekspor bulanan di atas US$ 100 miliar, setelah Amerika Serikat, China, dan Jerman.

Ekspor Chip Melonjak Hampir 200%

Motor utama pertumbuhan berasal dari industri semikonduktor.

Nilai ekspor chip melonjak 199,5% secara tahunan menjadi US$ 44,8 miliar, didorong tingginya permintaan komponen AI dari perusahaan teknologi global.

Baca Juga: Iran Tolak Bertemu Utusan AS, Prospek Perdamaian Kembali Memudar

Selain itu, ekspor komputer melesat 308,8% seiring meningkatnya investasi pembangunan infrastruktur AI oleh perusahaan-perusahaan teknologi besar.

Produk baja juga kembali tumbuh 9,6% setelah mengalami kontraksi selama 13 bulan berturut-turut, didukung pembangunan pusat data (data center).

Sementara itu, ekspor produk minyak bumi meningkat 49,8% karena harga minyak dunia yang masih relatif tinggi.

Ekspor ke China dan AS Melesat

Berdasarkan negara tujuan, ekspor ke China melonjak 92,1%, sedangkan pengiriman ke Amerika Serikat naik 78,6%.

Ekspor ke Uni Eropa juga tumbuh 31,8%. Sebaliknya, pengiriman ke kawasan Timur Tengah turun 8,4%.

Baca Juga: Dolar AS Menguat Rabu (1/7), Yen Jepang Terpuruk ke Level Terendah dalam 40 Tahun

Impor Ikut Naik, Neraca Dagang Cetak Rekor

Di sisi lain, impor Korea Selatan naik 30,1% menjadi US$ 66,10 miliar, lebih tinggi dibandingkan kenaikan 20,7% pada Mei.

Kenaikan tersebut juga melampaui ekspektasi ekonom sebesar 26,3% dan menjadi pertumbuhan impor tercepat sejak Mei 2022.

Dengan lonjakan ekspor yang jauh lebih besar dibanding impor, Korea Selatan membukukan surplus neraca perdagangan sebesar US$ 36,15 miliar pada Juni, yang menjadi surplus bulanan terbesar sepanjang sejarah.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×