kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.836   53,00   0,30%
  • IDX 6.314   -51,07   -0,80%
  • KOMPAS100 828   -6,93   -0,83%
  • LQ45 629   -5,35   -0,84%
  • ISSI 219   -1,52   -0,69%
  • IDX30 353   -3,10   -0,87%
  • IDXHIDIV20 430   -4,14   -0,95%
  • IDX80 95   -0,77   -0,81%
  • IDXV30 119   -0,83   -0,69%
  • IDXQ30 112   -0,92   -0,82%

Gempa Terkuat Abad Ini Guncang Kolombia, Korban Tewas Tembus 100 Orang


Selasa, 11 Agustus 2026 / 10:42 WIB
Gempa Terkuat Abad Ini Guncang Kolombia, Korban Tewas Tembus 100 Orang
ILUSTRASI. Gempa Kolombia (REUTERS/Marco Trujillo)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8/2026).

Gempa tersebut menjadi yang terkuat yang tercatat di negara itu sepanjang abad ke-21 dan menewaskan lebih dari 100 orang.

Baca Juga: Harga Emas Naik untuk Sesi Ketiga, Laporan Inflasi Menjadi Fokus

Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella mengatakan, sedikitnya 111 orang meninggal dunia setelah gempa merobohkan sejumlah bangunan, merusak rumah sakit dan infrastruktur, serta menjebak warga di bawah reruntuhan.

"Pemerintah nasional mengerahkan seluruh kemampuan untuk melindungi nyawa, membantu masyarakat terdampak, dan menyalurkan bantuan ke mana pun dibutuhkan," kata De La Espriella dalam pidato nasional.

Ia menetapkan status darurat nasional dan menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah menyelamatkan warga yang masih terjebak di bawah reruntuhan.

De La Espriella kemudian mengunjungi Quibdo, ibu kota Provinsi Choco di pesisir, sebelum melanjutkan perjalanan ke Cali, kota terbesar di wilayah barat Kolombia.

Pemerintah juga menjanjikan subsidi sewa bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat gempa.

Namun, hingga Senin malam, pemerintah belum memberikan pembaruan jumlah korban tewas secara nasional.

Baca Juga: PM Malaysia Anwar Ibrahim Jalani Operasi Hernia, Kini Fokus Pemulihan

Pemerintah hanya melaporkan 35 orang meninggal dunia dan sekitar 700 orang terluka di Provinsi Valle del Cauca, tempat Cali berada. Sejumlah media lokal melaporkan jumlah korban tewas nasional mencapai 132 orang, tetapi sumber angka tersebut belum jelas.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa berkekuatan magnitudo 7,4 tersebut terjadi pada kedalaman sekitar 107 kilometer.

Sementara itu, Survei Geologi Kolombia menyebut gempa tersebut sebagai yang terkuat yang pernah tercatat di negara itu pada abad ke-21.

Tim penyelamat terus mencari korban

Saat malam tiba, petugas penyelamat dan relawan masih menggunakan lampu kepala untuk mencari warga yang kemungkinan masih terjebak di bawah reruntuhan.

Di Cali, Armenia, dan Manizales, pemerintah daerah memberlakukan jam malam. Wali Kota Cali mengatakan langkah tersebut diperlukan setelah muncul kekhawatiran terhadap aksi penjarahan.

Baca Juga: Indeks Kospi Naik untuk Hari Kedua, Ditopang Saham Samsung Electronics yang Melonjak

Pemerintah kemudian mengerahkan polisi dan personel militer tambahan untuk menjaga keamanan kota.

Festival Petronio Alvarez, perayaan tahunan musik Pasifik yang sedianya dimulai pada Rabu, juga ditunda akibat bencana tersebut.

Di Cali, tim penyelamat berhasil mengevakuasi seorang bayi perempuan berusia enam bulan bersama ibunya dari reruntuhan bangunan lima lantai.

Sementara itu, rekaman video menunjukkan petugas penyelamat mengevakuasi sejumlah orang melalui jendela rumah sakit menggunakan tali.

Di Pereira, salah satu kota yang terdampak parah, petugas penyelamat mengatakan mereka masih berkomunikasi dengan seorang anak laki-laki yang terjebak di bawah reruntuhan sebuah toko roti. Operator alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan bagian bangunan yang rusak.

Video yang diverifikasi Reuters menunjukkan sebuah bangunan empat lantai runtuh di Pereira.

Di Manizales, salah satu menara Katedral Basilika Metropolitan yang bergaya neo-Gotik juga runtuh dan material bangunan berjatuhan ke jalan.

Petugas penyelamat, polisi, dan relawan bekerja dengan tangan untuk membersihkan puing-puing dan mencari korban yang masih hidup.

Seorang petugas pemadam kebakaran di Cali, Mauricio Andrade, mengatakan timnya telah menyelamatkan dua perempuan dewasa dan dua anak dari sebuah bangunan yang runtuh.

"Mereka masih hidup. Kami sedang membuat ruang agar bisa membebaskan dan mengeluarkan mereka," ujarnya.

Baca Juga: Malaysia Perbarui Rencana Efisiensi Energi 10 Tahun, Target Hemat US$21,5 Miliar

Bandara ditutup, gempa susulan mengancam

Otoritas penerbangan sipil Kolombia menghentikan sementara operasional sejumlah bandara di wilayah terdampak, termasuk Pereira, Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, dan Buenaventura.

Penutupan dilakukan agar tim teknis dapat melakukan pemeriksaan terhadap kondisi struktur fasilitas bandara.

Kolombia berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire), salah satu wilayah paling aktif secara seismik di dunia.

Negara tersebut mengalami ribuan gempa bumi setiap bulan, meskipun sebagian besar berkekuatan kecil.

Seismolog dari Northwestern University, Suzan van der Lee, mengatakan kedalaman gempa, lokasi di daratan, serta pergerakan patahan geser kemungkinan memperbesar dampak guncangan di sejumlah lembah yang padat penduduk.

Baca Juga: Malaysia Perbarui Rencana Efisiensi Energi 10 Tahun, Target Hemat US$21,5 Miliar

"Gempa ini terjadi jauh di bawah kerak bumi dan secara teori seharusnya tidak menyebabkan guncangan sebesar itu. Namun, dengan magnitudo sebesar ini, guncangannya ternyata sangat kuat," katanya.

Survei Geologi Kolombia mencatat sedikitnya 21 gempa susulan hingga Senin malam dan memperingatkan kemungkinan terjadinya gempa susulan berikutnya.

Bencana tersebut kembali mengingatkan Kolombia terhadap gempa besar sebelumnya. Pada 1999, gempa berkekuatan magnitudo 6,2 menghancurkan wilayah perkebunan kopi Kolombia dan menewaskan lebih dari 1.000 orang, terutama di sekitar Armenia dan Pereira.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×