kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Masyarakat ASEAN menilai China sebagai negara yang paling membantu selama pandemi


Minggu, 14 Februari 2021 / 08:30 WIB


Sumber: Kyodo | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Meskipun dianggap sebagai sumber dari masalah pandemi yang melanda dunia setahun terakhir ini, namun sejumlah negara merasa China justru telah memberikan bantuan yang besar. Hal ini setidaknya diungkapkan sejumlah penduduk negara ASEAN dalam sebuah survei terbaru.

Survei terbaru yang dilakukan oleh ISEAS-Yusof Ishak Institute baru-baru ini menunjukkan mayoritas penduduk negara ASEAN menilai bahwa China adalah negara yang memberikan paling banyak bantuan selama pandemi Covid-19.

Di sisi lain, banyak dari responden yang melihat dukungan China ini dapat membuat pengaruh politik China di kawasan Asia Tenggara jadi semakin besar.

Baca Juga: Joe Biden sebut China sebagai pesaing paling serius bagi Amerika

Dilansir dari Kyodo, survei yang digelar ISEAS-Yusof Ishak Institute Singapura ini melibatkan 1.032 responden yang berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari akademisi, akademisi, pelaku bisnis, pejabat pemerintah, jurnalis dan anggota organisasi nonpemerintah dari 10 negara anggota ASEAN.

Hasil survei yang dirilis pada hari Rabu (10/2) menunjukkan apresiasi terhadap China yang telah memberikan banyak bantuan selama pandemi.

"China dipandang telah memberikan bantuan paling banyak ke kawasan ini (Asia Tenggara) selama pandemi," ungkap survei tahunan ISEAS-Yusof Ishak Institute.

Survei ini dilakukan sejak November 2020 hingga Januari 2020. Sebesar 44,2% responden memilih China saat ditanya negara mana dari luar kawasan yang paling banyak memberikan bantuan selama pandemi. Jawaban terbanyak berikutnya jatuh pada Uni Eropa dengan jumlah 10,3%.

Selama survei berlangsung, sebanyak 76,3% responden menganggap China sebagai kekuatan ekonomi paling berpengaruh saat ini.

Baca Juga: Penelitian China, Inilah hewan pembawa virus corona yang mewabah di Wuhan




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×