kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mata Uang Asia Tertekan Jumat (24/4) Pagi, Peso Filipina Melemah Paling Dalam


Jumat, 24 April 2026 / 09:39 WIB
Mata Uang Asia Tertekan Jumat (24/4) Pagi, Peso Filipina Melemah Paling Dalam
ILUSTRASI. peso mata uang Filipina (Shutterstock/NULL)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (24/4/2026), dengan peso Filipina mencatatkan penurunan paling dalam di kawasan.

Melansir Reuters berdasarkan data pasar pada pukul 02.13 GMT, peso Filipina berada di level 60,699 per dolar AS, melemah 0,43% dibandingkan posisi sebelumnya di 60,436. Pelemahan ini menjadi yang terbesar di antara mata uang utama Asia pada hari tersebut.

Baca Juga: Xiaomi Kirim 26.000 Unit Sedan Listrik SU7, Tantang Tesla

Di sisi lain, rupiah Indonesia relatif stabil. Rupiah tercatat di level 17.277 per dolar AS, sedikit menguat 0,02% dibandingkan posisi sebelumnya di 17.280.

Sementara itu, yen Jepang berada di posisi 159,75 per dolar AS atau melemah tipis 0,03%. Won Korea Selatan juga turun 0,13% ke level 1.481,6 per dolar AS.

Mata uang Asia lainnya juga mengalami tekanan. Baht Thailand turun 0,02% ke 32,445 per dolar AS, sedangkan ringgit Malaysia melemah 0,23% ke level 3,969 per dolar AS. Yuan China juga turun tipis 0,04% ke posisi 6,836 per dolar AS.

Adapun dolar Singapura menjadi salah satu yang relatif stabil dengan kenaikan tipis 0,01% ke level 1,278 per dolar AS. Dolar Taiwan juga menguat 0,19% ke posisi 31,516.

Secara tahun berjalan (year-to-date), sebagian besar mata uang Asia masih berada dalam tren pelemahan terhadap dolar AS.

Rupee India mencatat penurunan terdalam, yakni sekitar 4,50%, diikuti rupiah Indonesia yang melemah sekitar 3,51%.

Baca Juga: Indeks KOSPI Turun Tipis Jumat (24/4), Tapi Masih Menuju Reli 3 Pekan Beruntun

Peso Filipina juga telah turun sekitar 3,13% sepanjang tahun ini, sementara baht Thailand melemah 3,07% dan won Korea Selatan turun 2,84%.

Di tengah tekanan tersebut, hanya beberapa mata uang yang mencatatkan penguatan terhadap dolar AS sepanjang 2026, seperti yuan China yang menguat 2,23% dan ringgit Malaysia yang naik 2,19%.

Pergerakan ini mencerminkan masih kuatnya tekanan dolar AS di tengah ketidakpastian global, termasuk tensi geopolitik dan dinamika kebijakan moneter global.




TERBARU

[X]
×