kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Meleset dari target, Inflasi Maret Inggris 1,6%


Selasa, 15 April 2014 / 21:10 WIB
ILUSTRASI. Hingga Selasa (22/11/2022), pukul 17.00 WIB, jumlah korban meninggal akibat gempa Cianjur bertambah menjadi 268 orang. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

LONDON. Kenaikan harga barang-barang di Inggris per Maret lalu merupakan yang terendah selama 4,5 tahun terakhir. Kantor Statistik Nasional Inggris mengumumkan, inflasi tahunan per Maret 1,6%, turun dari pencapaian Februari yang sebesar 1,7%.

Sementara inflasi inti juga melambat ke 1,6%. Sudah tiga bulan berturut-turut, Inggris tidak memenuhi target yang ditetapkan Bank of England, yaitu inflasi tahunan 2%.

Inflasi Maret turun terutama disebabkan oleh penurunan biaya transportasi, harga bahan bakar, pakaian, dan mebel. Dibandingkan bulan Februari, inflasi bulanan per Maret naik 0,2%.

Gubernur bank sentral Inggris, Mark Carney saat ini mempertahankan bunga di level rendah yaitu 0,5% untuk membantu melonggarkan belanja masyarakat.

Pasar yakin, inflasi Inggris akan kembali naik. Gejala ekonomi lebih bergairan sudah terlihat sejak Februari. Inflasi tahunan di segmen harga rumah per Februari melaju 9,1%, tercepat sejak Juni 2010. Pasar juga berekspektasi, upah pekerja rata-rata di tiga bulan hingga Februari naik 1,8% year on year. Pemerintah Inggris akan melaporkan data ketenagakerjaan besok (16/4).




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×