kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.953   40,00   0,22%
  • IDX 6.039   2,10   0,03%
  • KOMPAS100 778   1,37   0,18%
  • LQ45 596   0,86   0,14%
  • ISSI 210   -0,13   -0,06%
  • IDX30 332   1,25   0,38%
  • IDXHIDIV20 424   1,56   0,37%
  • IDX80 89   0,13   0,15%
  • IDXV30 115   0,32   0,28%
  • IDXQ30 108   0,44   0,41%

Meski kasus baru rendah, Australia perpanjang lockdown hingga empat minggu


Kamis, 16 April 2020 / 17:15 WIB
ILUSTRASI. Petugas polisi berpatroli di dekat Gedung Opera Sydney setelah penerapan aturan sosial yang menjauhkan diri dan isolasi diri untuk membatasi penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di Sydney, Australia, 6 April 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan, Australia akan mempertahankan pembatasan gerakan publik selama setidaknya empat minggu ke depan.

Australia menutup perbatasannya dan memberlakukan tindakan jarak sosial yang ketat selama sebulan terakhir. Meski, langkah-langkah tersebut bisa menggandakan angka pengangguran.

Restoran, bar, dan bisnis tidak penting lainnya harus tutup. Kemudian, pertemuan publik lebih dari dua orang dilarang, dengan ancaman hukuman denda dan bahkan penjara.

Baca Juga: Jumlah kasus baru corona melandai, Inggris belum akan mencabut lockdown

Tingkat harian infeksi baru di Australia telah stabil di angka satu digit, dari sekitar 25% beberapa minggu lalu. Saat ini, kasus virus corona mencapai 6.500 dengan 63 kematian.

Tapi, Morrison menegaskan, Australia tidak akan melonggarkan pembatasan sosial sampai kapasitas pengujian virus secara nasional meningkat, pelacakan kontak dari kasus semakin luas, dan respons terhadap wabah di masa depan sepenuhnya siap.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×