CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Meski kasus baru rendah, Australia perpanjang lockdown hingga empat minggu


Kamis, 16 April 2020 / 17:15 WIB
ILUSTRASI. Petugas polisi berpatroli di dekat Gedung Opera Sydney setelah penerapan aturan sosial yang menjauhkan diri dan isolasi diri untuk membatasi penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di Sydney, Australia, 6 April 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Kami ingin menjadi sangat jelas dengan warga Australia, batasan dasar yang kami miliki saat ini, tidak ada rencana untuk mengubahnya selama empat minggu ke depan," kata Morrison dalam konferensi pers, Kamis (16/4), seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Trump: AS selidiki informasi virus corona berasal dari laboratorium Wuhan

Meski begitu, Morrison bilang, Australia sedang merumuskan pelonggaran pembatasan. Tetapi, ia tidak menyebutkan secara spesifik, mana yang bisa lebih dulu dilonggarkan kelak.

Hanya, dalam beberapa hari terakhir, dia mendorong para pemimpin negara bagian dan teritori untuk membuka kembali sekolah-sekolah. Morrison mengutip saran medis yang menyebutkan anak-anak membawa risiko rendah menularkan virus corona.




TERBARU

[X]
×