kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Miliarder Bill Ackman Rombak Portofolio Investasi, Masuk Netflix hingga Visa


Sabtu, 15 Agustus 2026 / 05:12 WIB
Miliarder Bill Ackman Rombak Portofolio Investasi, Masuk Netflix hingga Visa
ILUSTRASI. Investor miliarder Bill Ackman melakukan perubahan besar terhadap portofolio investasinya dengan menambah enam perusahaan baru, (REUTERS/Mike Blake)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Investor miliarder Bill Ackman melakukan perubahan besar terhadap portofolio investasinya dengan menambah enam perusahaan baru, termasuk Netflix, Visa, dan Mastercard. Langkah tersebut menjadi perombakan portofolio terbesar Ackman dalam beberapa tahun terakhir.

Ackman pada Kamis (13/8/2026) mengatakan telah mulai membeli saham perusahaan-perusahaan tersebut sejak kuartal II 2026. Saham itu akan ditempatkan dalam sejumlah dana investasinya, termasuk produk investasi terbarunya, Pershing Square USA, yang tercatat di New York Stock Exchange pada April 2026.

Selain Netflix, yang pernah dimiliki Ackman pada 2022 sebelum akhirnya dijual dengan kerugian, dana investasi miliknya kini juga berinvestasi pada perusahaan layanan kesehatan mata Alcon, operator bursa Intercontinental Exchange, serta penyedia data keuangan S&P Global.

Ackman menilai perusahaan-perusahaan tersebut memiliki prospek pertumbuhan laba yang kuat. Menurut dia, pertumbuhan pendapatan merupakan faktor terbesar yang mendorong peningkatan nilai investasi dalam jangka panjang.

Saham perusahaan-perusahaan yang baru masuk ke portofolio Ackman mayoritas menguat pada perdagangan Kamis, seiring dengan kenaikan luas di pasar saham Amerika Serikat.

Baca Juga: Selena Gomez Digugat Investor, Dituding Gagal Kembangkan Startup Kesehatan Mental

Saham Netflix tercatat naik 3,3%, sedangkan S&P Global menguat 1,1%. Saham perusahaan lainnya juga bergerak naik secara moderat. Sementara itu, saham Pershing Square USA naik 1,7% setelah pengumuman investasi dan publikasi kinerja kuartal II pada Rabu malam.

Portofolio Bill Ackman Berubah Signifikan

Perubahan terbaru tersebut menjadi perombakan terbesar dalam portofolio Ackman dalam beberapa tahun. Selama ini, portofolio investor tersebut secara tradisional hanya terdiri dari tidak lebih dari sekitar selusin perusahaan.

Dana investasi Ackman memiliki rekam jejak yang kuat dalam jangka panjang. Namun, kinerjanya menghadapi tekanan sepanjang tahun ini.

Hingga Juli 2026, Pershing Square USA mencatat penurunan 3,5% sejak awal tahun. Sementara itu, Pershing Square Holdings yang tercatat di London turun 9,2%. Kinerja tersebut berbanding terbalik dengan indeks total return S&P 500 yang mencatat kenaikan 10% pada periode yang sama, termasuk dividen.

Selain Microsoft, portofolio Ackman saat ini mencakup Uber Technologies, Meta Platforms, Amazon.com, Fannie Mae dan Freddie Mac, serta sejumlah perusahaan lainnya.

Ackman dijadwalkan membahas investasi-investasi terbaru tersebut dalam konferensi dengan analis pada Kamis.

Nama-nama baru dalam portofolionya kemungkinan juga akan terlihat dalam laporan 13F yang dirilis pada Jumat. Laporan tersebut wajib disampaikan kepada Securities and Exchange Commission (SEC) oleh manajer dana yang memiliki kepemilikan saham di perusahaan-perusahaan Amerika Serikat pada akhir kuartal sebelumnya.

Laporan 13F menjadi salah satu dokumen yang banyak diperhatikan investor karena dapat memberikan gambaran mengenai perubahan strategi dan tren investasi para pengelola dana besar.

Tahun Sibuk bagi Bill Ackman

Tahun 2026 menjadi periode yang cukup sibuk bagi Ackman. Manajer investasi tersebut mencatatkan hedge fund miliknya serta dana investasi saham barunya, Pershing Square USA, di New York Stock Exchange.

Baca Juga: Penjualan Mobil China Merosot, Ekspor Melonjak hingga Tekan Toyota dan Volkswagen

Ackman juga keluar dari kepemilikan saham Universal Music Group yang diperkirakan bernilai sekitar US$1,5 miliar. Keputusan tersebut dilakukan setelah perusahaan yang menaungi sejumlah artis, termasuk Taylor Swift dan Bad Bunny, menolak tawaran pengambilalihan senilai US$65 miliar yang diajukan Ackman.

Selain itu, Ackman tahun ini genap berusia 60 tahun.

Ackman sebelumnya dikenal sebagai salah satu investor aktivis paling vokal di Wall Street. Ia pernah mendorong peningkatan kinerja di sejumlah perusahaan, mulai dari Canadian Pacific Railway hingga Chipotle Mexican Grill.

Namun, Ackman kini lebih memilih dikenal sebagai investor berbasis nilai atau value investor. Ia mengatakan memiliki gagasan investasi yang dapat dipertimbangkan oleh jajaran manajemen perusahaan.

Empat tahun lalu, Ackman mengatakan dirinya akan meninggalkan pendekatan aktivisme yang lebih agresif dan memilih strategi yang lebih tenang. Pendekatan tersebut ditandai dengan hubungan yang lebih bersahabat dan komunikasi yang lebih erat dengan manajemen perusahaan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×