kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Miliarder Nigeria Incar Mombasa sebagai Lokasi Kilang Minyak Raksasa Afrika Timur


Minggu, 10 Mei 2026 / 12:49 WIB
Miliarder Nigeria Incar Mombasa sebagai Lokasi Kilang Minyak Raksasa Afrika Timur
ILUSTRASI. Harga Minyak Dunia (REUTERS/Pavel Mikheyev)


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - Miliarder Nigeria, Aliko Dangote, sedang mempertimbangkan Kenya sebagai lokasi kilang minyak berkapasitas 650.000 barel per hari yang rencananya akan dibangun di Afrika Timur, demikian dilaporkan Financial Times pada hari Minggu, mengutip sebuah wawancara dengannya.

“Saya lebih condong ke Mombasa karena Mombasa memiliki pelabuhan yang jauh lebih besar dan lebih dalam,” kata Dangote dalam wawancara tersebut.

Laporan ini muncul setelah Presiden Kenya William Ruto mengatakan bulan lalu bahwa negara-negara Afrika Timur sedang membahas rencana untuk kilang minyak bersama di pelabuhan Tanga, Tanzania, yang dimodelkan berdasarkan operasi Dangote di Nigeria.

Baca Juga: Wabah Hantavirus: Kapal Pesiar MV Hondius Tiba di Tenerife, Spanyol

Namun, dalam wawancara tersebut, Dangote membandingkan Mombasa di Kenya dengan pelabuhan Tanga di Tanzania, dan mengatakan, "Orang Kenya mengonsumsi lebih banyak. Ekonominya lebih besar."

"Bola ada di tangan Presiden Ruto," katanya. "Apa pun yang dikatakan Presiden Ruto, itulah yang akan saya lakukan," tambahnya.

Dangote memperkirakan biaya pembangunan kilang minyak tersebut akan mencapai US$15 miliar hingga US$17 miliar, menurut laporan FT.

Afrika Timur saat ini mengimpor semua produk minyak bumi olahannya, terutama dari Timur Tengah, sehingga wilayah tersebut rentan terhadap gangguan pasokan dan lonjakan harga yang telah terjadi selama perang AS-Israel melawan Iran.

Orang terkaya di Afrika, Aliko Dangote, dalam sebuah konferensi infrastruktur di Nairobi bulan lalu, mengatakan bahwa ia dapat mereplikasi kilang minyaknya di Nigeria yang berkapasitas 650.000 barel per hari di Afrika Timur, asalkan pemerintah di wilayah tersebut mendukung inisiatif tersebut.

Baca Juga: Dituduh Terafiliasi Teroris, Dua Aktivis Armada Gaza Dideportasi Israel




TERBARU

[X]
×