Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - BENGALURU. FIFA mengumumkan bahwa penonton Piala Dunia 2026 tidak diperkenankan membawa botol minum isi ulang ke dalam stadion karena alasan keamanan. Keputusan ini diumumkan pada Kamis, menyusul perubahan mendadak pada Stadium Code of Conduct.
Sebelumnya, FIFA memperbolehkan botol plastik transparan dan kosong dibawa ke stadion, tetapi aturan terbaru berlaku efektif sejak Selasa melarang semua botol isi ulang. Selain botol, barang-barang seperti gelas, toples, dan kaleng juga dilarang untuk mencegah risiko cedera jika dilemparkan ke lapangan.
“FIFA berkomitmen melindungi kesehatan dan keselamatan semua pemain, wasit, penonton, relawan, dan staf,” ujar FIFA dalam pernyataan resmi kepada Reuters. “Keputusan melarang botol diambil untuk mencegah risiko dan cedera bagi pemain maupun penonton.”
Baca Juga: TSMC Yakin Pertumbuhan Meledak Berkat Lonjakan Permintaan Chip AI
Langkah ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar terkait panasnya suhu di beberapa stadion, yang diperkirakan mencapai 26–28 derajat Celsius, serta akses ke air minum selama pertandingan. FIFA memastikan telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi panas.
“FIFA bekerja sama dengan setiap Komite Tuan Rumah dan otoritas lokal untuk menangani faktor panas bagi pengunjung stadion, yang dapat mencakup fasilitas seperti stasiun penyemprot air, kipas angin, stasiun hidrasi, tenda pendingin, dan lainnya,” jelas pernyataan tersebut. “Di dalam stadion, harga botol air selama FIFA World Cup 2026 akan tetap konsisten seperti acara lain yang digelar di stadion tersebut.”
Piala Dunia 2026 akan digelar oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni hingga 19 Juli, dengan 48 tim bertanding dalam 104 pertandingan — meningkat dari 64 pertandingan pada edisi sebelumnya — termasuk babak tambahan knockout.













