kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.816   -26,00   -0,15%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Militer Mesir diperintahkan lindungi wartawan asing


Jumat, 04 Februari 2011 / 19:46 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan IndiHome Fiber di Plasa Telkom Digital


Reporter: Edy Can, | Editor: Edy Can

KAIRO. Pemerintah Mesir telah memerintahkan militer untuk membantu dan melindungi para wartawan asing. Perintah ini keluar setelah sejumlah wartawan media asing diserang dan dipukuli para warga berbaju preman.

Sebelumnya, Pemerintah Amerika Serikat mengutuk penyerangan terhadap para wartawan asing yang meliput aksi protes menentang Presiden Mesir Hosni Mubarak. Kritikan serupa juga datang dari Pemerintah Inggris.

"Saya telah bicara kepada perdana menteri mengenai problem jurnalis tersebut. Dia merasa terganggu. Lalu, dia menghubungi tentara dan menginstruksikan mereka untuk memfasilitasi pekerjaan para wartawan dan berhenti mengintervensi pekerjaan jurnalis," kata Juru bicara Kabinet Mesir Magdy Rady, Jumat (4/2).

Sebelumnya, dua reporter The New York Times ditahan. Begitu juga dengan Kepala Biro The Washington Post untuk Cairo Leila Fadel dan fotografer Linda Davidson. Mereka telah dilepas namun tidak diperbolehkan untuk keluar dari hotel.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×