kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Motorola Tuding Huawei Pencuri


Kamis, 22 Juli 2010 / 10:02 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

CHICAGO. Produsen ponsel asal AS, Motorola Inc, menuntut pesaingnya Huawei Technologies Co. Alasannya, Huawei berkomplot dengan mantan pegawai Motorola untuk mencuri rahasia perdagangan (trade secrets) milik Motorola.

Dalam pernyataan tuntutan di pengadilan federal Chicago tertanggal 16 Juli, Motorola menuduh Huawei mulai menerima informasi rahasia tersebut pada awal 2001. Selain itu, Motorola juga bilang, mantan stafnya memberikan informasi mengenai transceiver baru yang dimiliki Motorola dan teknologi lain kepada Ren Zhengfei,pendiri Shenzen – Huawei.

Tuduhan Motorola cukup beralasan. Sebelumnya, perusahaan tersebut menemukan email dari staf IT perusahaan yang menunjukkan adanya pengiriman dokumen spesifikasi produk Motorola bertanda “confidential” kepada Huawei. “Huawei mengetahui mereka menerima trade secret milik Motorola tanpa sepengetahuan kami,” tulis Motorola.

Terkait kasus ini, Motorola menuntut lima mantan karyawannya di 2008 dengan tuduhan membocorkan rahasia perusahaan pada saat mereka mengundurkan diri dan bergabung dengan Lemko Corp. Sekadar informasi, Lemko Corp memiliki hubungan bisnis sebagai distributor Huawei.




TERBARU

[X]
×