kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Mulai 4 Mei, Amerika Serikat batasi perjalanan dari India


Sabtu, 01 Mei 2021 / 09:10 WIB
ILUSTRASI. Seorang pasien penderita penyakit virus corona (COVID-19) menerima perawatan di dalam bangsal gawat darurat di Rumah Sakit Holy Family di New Delhi, India, Kamis (29/4/2021). REUTERS/Danish Siddiqui.


Sumber: Al Jazeera | Editor: S.S. Kurniawan

Selain itu, tim ahli kesehatan masyarakat CDC segera berada di India untuk membantu pejabat kesehatan di sana bergerak untuk memperlambat penyebaran virus corona.

“Kami sebagai negara telah membuat komitmen kepada rakyat India untuk mendukung mereka,” kata Wakil Presiden AS Kamala Harris, yang merupakan keturunan India, pada Jumat. 

“Dan kami sudah membuat komitmen dalam hal jumlah dollar yang akan digunakan untuk APD (alat pelindung diri) dan sejumlah hal lainnya,” ujarnya, seperti dilansir Al Jazeera.

“Tapi ini tragis,” dia menambahkan. “Dan, tahukah Anda, doa saya untuk orang-orang yang menderita, penderitaan terang-terangan yang sedang terjadi”.

Selanjutnya: Bertambah jadi 5, WHO daftarkan vaksin virus corona Moderna untuk penggunaan darurat




TERBARU

[X]
×