kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.973.000   129.000   4,54%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Nvidia Siap Investasi Lebih dari Rp335 Triliun di OpenAI


Rabu, 04 Februari 2026 / 22:55 WIB
Diperbarui Rabu, 04 Februari 2026 / 22:57 WIB
Nvidia Siap Investasi Lebih dari Rp335 Triliun di OpenAI
ILUSTRASI. Nvidia dikabarkan mendekati kesepakatan investasi US$20 miliar di OpenAI. Nilai fantastis ini bisa mengubah peta persaingan AI global. (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nvidia (NVDA.O) dilaporkan tengah mendekati kesepakatan untuk menginvestasikan sekitar US$20 miliar atau lebih dari Rp335 triliun di OpenAI sebagai bagian dari putaran pendanaan terbarunya, menurut sumber yang mengetahui masalah ini, Selasa (3/2/2026).

OpenAI, pengembang ChatGPT, sedang berupaya menghimpun dana hingga US$100 miliar dalam putaran pendanaan terbaru, yang menilai perusahaan tersebut sekitar US$830 miliar, seperti dilaporkan Reuters pekan lalu.

Sejumlah perusahaan besar, termasuk Amazon (AMZN.O) dan SoftBank Group Corp (9984.T), tengah berlomba membentuk kemitraan dengan OpenAI, dengan harapan hubungan yang lebih erat dengan startup kecerdasan buatan ini dapat memberikan keunggulan kompetitif dalam perlombaan AI global.

Meski demikian, kesepakatan antara Nvidia dan OpenAI belum final, menurut sumber tersebut. Sebelumnya, Bloomberg News melaporkan bahwa Nvidia sudah mendekati kesepakatan dengan OpenAI.

Baca Juga: OpenAI Tak Puas dengan Sejumlah Chip Nvidia, Mulai Cari Alternatif

Berita ini muncul beberapa hari setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa rencana Nvidia pada September lalu untuk menginvestasikan US$100 miliar di OpenAI dan memasok chip pusat data sempat tertunda karena pihak perusahaan mengungkapkan keraguan terkait kesepakatan tersebut.

Awalnya, kesepakatan diharapkan rampung dalam beberapa minggu, namun negosiasi justru berlangsung selama berbulan-bulan.

CEO Nvidia, Jensen Huang, membantah klaim bahwa pihaknya tidak puas dengan OpenAI. Huang menegaskan pada Sabtu lalu bahwa perusahaan berencana melakukan investasi "sangat besar" di OpenAI, kemungkinan menjadi yang terbesar dalam sejarah Nvidia.

Huang juga menyatakan kepada CNBC bahwa Nvidia akan mempertimbangkan investasi pada putaran pendanaan berikutnya OpenAI, termasuk saat startup tersebut melakukan penawaran umum perdana (IPO) di masa depan.

Namun, Reuters melaporkan pada Senin bahwa OpenAI kurang puas dengan beberapa chip AI terbaru Nvidia dan sejak tahun lalu telah mencari alternatif lain, yang berpotensi mempersulit hubungan kedua perusahaan.

Baca Juga: Jensen Huang Tegaskan Nvidia Akan Berinvestasi Besar ke OpenAI

Menanggapi laporan tersebut, CEO OpenAI, Sam Altman, menyatakan bahwa Nvidia membuat "chip AI terbaik di dunia" dan perusahaan berharap tetap menjadi "pelanggan besar untuk waktu yang sangat lama".

Kesepakatan potensial ini menandai langkah strategis Nvidia dalam memperkuat posisinya di pasar AI global, sekaligus menunjukkan tingginya nilai strategis OpenAI bagi perusahaan teknologi besar dunia.

Selanjutnya: Wall Street Bergerak Campuran, Investor Fokus pada Sektor Kesehatan dan Small-Cap

Menarik Dibaca: Anak Jadi Tumpuan Orang Tua? Dampak Jangka Panjang Generasi Sandwich




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×