kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45886,23   -14,59   -1.62%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Panasonic Bakal Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Amerika


Senin, 17 April 2023 / 11:49 WIB
Panasonic Bakal Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Amerika
ILUSTRASI. Nilai investasi pabrik Panasonic di Oklahoma ditaksir mencapai US$ 4 miliar.


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Panasonic Holdings, perusahaan pemasok baterai untuk produsen kendaraan listrik Tesla Inc, mengatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk membangun pabrik baterai di Oklahoma, Amerika Serikat (AS).

Jika rencana ini berhasil, pabrik tersebut akan menjadi pabrik baterai EV ketiga di AS setelah Nevada dan Kansas.

"Panasonic telah menandatangani perjanjian dengan Negara Bagian Oklahoma yang mendefinisikan kelayakan dan persyaratan insentif di bawah Undang-Undang LEAD Oklahoma," kata Panasonic kepada Reuters dalam sebuah email, Minggu (16/4).

Baca Juga: Pameran Otomotif GIIAS The Series 2023 Siap Digelar di Empat Kota

Panasonic dan pemerintah negara bagian Oklahoma telah menyelesaikan kontrak yang menetapkan persyaratan. Perusahaan elektronik tersebut akan memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi jika membangun sebuah pabrik.

"Memang benar kami telah menandatangani kontrak, tetapi belum ada rincian lain yang diputuskan," kata seorang pejabat Panasonic.

Keputusan Panasonic untuk mempertimbangkan membangun pabrik baterai mobil listrik di Oklahoma muncul di tengah melonjaknya penjualan kendaraan listrik dan pembuat kendaraan listrik lainnya selain pelanggan lama Tesla juga melirik perusahaan konglomerat Jepang tersebut sebagai pemasok baterai.

Baca Juga: Panasonic Gobel Indonesia Terus Produksi Barang Elektronik dengan Memenuhi TKDN

Adapun Panasonic sedang dalam pembicaraan dengan Stellantis dan BMW untuk membangun pabrik mobil listrik baru di Amerika Utara, demikian laporan dari The Wall Street Journal bulan ini.

Pejabat negara bagian di Oklahoma menyatakan bahwa investasi mencapai senilai US$ 4 miliar akan menciptakan hingga 4.000 pekerjaan baru.




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×