kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.735   67,00   0,38%
  • IDX 6.113   18,50   0,30%
  • KOMPAS100 805   0,34   0,04%
  • LQ45 616   -0,85   -0,14%
  • ISSI 215   0,83   0,39%
  • IDX30 352   0,06   0,02%
  • IDXHIDIV20 435   -3,81   -0,87%
  • IDX80 93   0,07   0,07%
  • IDXV30 121   -0,42   -0,35%
  • IDXQ30 114   -1,14   -0,99%

Papandreou setuju mundur, pemerintahan koalisi Yunani segera terbentuk


Senin, 07 November 2011 / 06:29 WIB
ILUSTRASI. Bubble tea


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

ATHENA. Perdana Menteri Yunani George Papandreou akhirnya menyetujui untuk mengundurkan diri. Selain itu, dirinya juga menyetujui rencana pembentukan pemerintah persatuan nasional, sehingga Yunani bisa mendapatkan bantuan bailout internasional dan menghindari kolapsnya perekonomian.

Berdasarkan pernyataan via email dari kantor kepresidenan Karolos Papoulias di Athena, Papandreou sudah menyatakan bahwa dia tidak akan memimpin pemerintahan yang baru. Hasil pertemuan Papandreou dengan pimpinan partai oposisi Antonis Samaras, juga menyetujui untuk segera membentuk pemerintahan baru secepatnya setelah pengimplementasian keputusan Konsil Eropa 26 oktober lalu.

Kedua belah pihak akan kembali menggelar pertemuan pada hari ini untuk memutuskan siapa yang akan memimpin pemerintahan yang baru, waktu pelaksanaannya, dan mandat pemerintah. Papoulias juga akan memimpin perundingan dengan seluruh pimpinan partai politik hari ini.

Menteri Keuangan Yunani Evangelos Venizelos berharap, pemerintahan koalisi bisa segera disetujui sebelum pertemuan menteri keuangan Eropa di Brussels pada hari ini.

"Banyak sekali pertanyaan mengenai koalisi pemerintahan dan pasar akan semakin khawatir akan adanya perpecahan dalam pengambilan keputusan. Yunani belum keluar dari masalah" jelas Thomas Costerg, ekonom Standard Chartered Bank sebelum pengumuman kemarin.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×