kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Parlemen ingin penundaan Brexit, Boris Johnson serahkan keputusan kepada Uni Eropa


Rabu, 23 Oktober 2019 / 05:45 WIB
Parlemen ingin penundaan Brexit, Boris Johnson serahkan keputusan kepada Uni Eropa


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - LONDON. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan akan menyerahkan keputusan penundaan Brexit ke Uni Eropa setelah kekalahan parlemen membuat ratifikasi kesepakatan dalam batas waktu 31 Oktober hampir tidak mungkin.

Mengutip Reuters, Selasa (22/10) semakin mendekati tenggat waktunya, Brexit tergantung pada keseimbangan antara parlemen yang terbelah, kapan, bagaimana dan bahkan apakah Brexit harus terlaksana.

Baca Juga: Boris Johnson Terus Mendorong Parlemen Menyetujui RUU Brexit

"Saya harus mengatakan kekecewaan saya bahwa DPR kembali memilih penundaan," kata Johnson kepada parlemen seperti dikutip Reuters.

Langkah selanjutnya, kata Johnson, akan menunggu Uni Eropa menanggapi permintaan untuk menunda Brexit tanggal 31 Oktober, yang dikirim ke Brussels pada Sabtu setelah dipaksa oleh anggota parlemen.

"Uni Eropa sekarang harus memutuskan bagaimana menjawab permintaan penundaan oleh parlemen," katanya.

"Pemerintah harus mengambil satu-satunya jalan yang bertanggungjawab dan mempercepat persiapan kita untuk hasil tanpa kesepakatan."




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×