kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   20.000   0,71%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Parlemen ingin penundaan Brexit, Boris Johnson serahkan keputusan kepada Uni Eropa


Rabu, 23 Oktober 2019 / 05:45 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - LONDON. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan akan menyerahkan keputusan penundaan Brexit ke Uni Eropa setelah kekalahan parlemen membuat ratifikasi kesepakatan dalam batas waktu 31 Oktober hampir tidak mungkin.

Mengutip Reuters, Selasa (22/10) semakin mendekati tenggat waktunya, Brexit tergantung pada keseimbangan antara parlemen yang terbelah, kapan, bagaimana dan bahkan apakah Brexit harus terlaksana.

Baca Juga: Boris Johnson Terus Mendorong Parlemen Menyetujui RUU Brexit

"Saya harus mengatakan kekecewaan saya bahwa DPR kembali memilih penundaan," kata Johnson kepada parlemen seperti dikutip Reuters.

Langkah selanjutnya, kata Johnson, akan menunggu Uni Eropa menanggapi permintaan untuk menunda Brexit tanggal 31 Oktober, yang dikirim ke Brussels pada Sabtu setelah dipaksa oleh anggota parlemen.

"Uni Eropa sekarang harus memutuskan bagaimana menjawab permintaan penundaan oleh parlemen," katanya.

"Pemerintah harus mengambil satu-satunya jalan yang bertanggungjawab dan mempercepat persiapan kita untuk hasil tanpa kesepakatan."




TERBARU

[X]
×