kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.044   9,00   0,05%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Pasar China loyo, Renault cuma bisa jual 3,75 juta kendaraan di tahun lalu


Jumat, 17 Januari 2020 / 16:00 WIB
ILUSTRASI. Logo Renault. Pasar China loyo, Renault cuma bisa jual 3,75 juta kendaraan di tahun 2019 lalu. REUTERS/Ints Kalnins/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - PARIS. Loyonya pasar otomotif di China pada tahun lalu berakibat buruk pada performa pabrikan global. Termasuk pada pembuat mobil Eropa.

Renault Salah satunya. Produsen mobil asal Prancis ini melaporkan adanya penurunan sedalam 3,4% pada penjualan mobil mereka secara global di tahun lalu.

Baca Juga: Bank of Korea mempertahankan suku bunga, didorong pemulihan ekonomi

Di 2019 Renault hanya menjual 3,75 juta kendaraan di seluruh dunia. Meskipun ada pertumbuhan penjualan di pasar Eropa.

Penjualan Eropa masih bisa tumbuh 1,3% menjadi 1,94 juta unit. Sayangnya, jualan di China justru ambles 17,2%.

Namun nyatanya tak cuma di China. Kalau ditotal, penjualan di wilayah Afrika, Timur Tengah, India, dan Pasifik juga turun 19,3%.

Baca Juga: Volkswagen bakal akuisisi perusahaan pembuat baterai mobil listrik di China

Di sisi lain, pesaing Renault yang sesama produsen mobil Prancis yakni PSA melaporkan penurunan 10% pada penjualan global pada 2019 menjadi 3,49 juta unit. Lagi-lagi penurunan penjualan di China menjadi salah satu penyebab utamanya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×