kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Pasca Korea Utara tembakkan peluru kendali, AS uji coba rudal balistik antarbenua


Rabu, 02 Oktober 2019 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Uji rudal balistik kerjasama Israel-AS


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Korea Utara menjadi anggota terbaru klub Rudal Balistik Antarbenua (ICBM) pada 2017, setelah menguji coba Hwasong-15, yang menurut para analis, mampu menjangkau seluruh daratan AS.

Rabu (2/10), Korea Utara menembakkan rudal balistik. "Yang tampak sebagai rudal balistik yang meluncur dari kapal selam," kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS).

Baca Juga: Perdana Menteri Jepang mengutuk peluncuran dua rudal teranyar Korea Utara

JCS meyakini rudal itu sebagai salah satu model Pukkuksong, merujuk pada lintasanya yang diluncurkan dari kapal selam dan sedang dikembangkan oleh Korea Utara.

Pada Agustus 2016, Korea Utara melakukan uji coba Pukkuksong-1 juga dikenal sebagai KN-11, yang sukses terbang sejauh 500 km. Tes itu berlangsung sehari setelah Pyongyang mengisyaratkan dimulainya kembali perundingan nuklir dengan AS.




TERBARU

[X]
×