kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Pasca ledakan 6 bom: Baht kokoh, bursa saham terkapar


Jumat, 02 Agustus 2019 / 15:36 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Bom mengguncang ibukota Thailand, yang didapuk oleh Mastercard sebagai kota yang paling banyak dikunjungi di dunia pada tahun lalu. Stasiun metro Sala Daeng saat ini ditutup sementara waktu seiring berbunyinya alarm tanda bahaya palsu. 

"Kejadian ini menciptakan teror bagi masyarakat dan memberikan tekanan bagi pemerintah baru dan mengakhiri periode bulan madu mereka," jelas Panitan Wattanayagorn, analis politik Universitas Chulalongkorn. 

Kejadian ini juga berdampak pada pasar saham Thailand. Mengutip data Bloomberg, pada pukul 15.06 WIB, indeks Stock Exchange Thailand (SET) tercatat anjlok 1,4%. Hampir seluruh sektor yang terhimpun dalam bursa SET memerah. 

Penurunan terdalam dialami sektor industri dasar sebesar 2,79%. Kemudian disusul oleh sektor minyak dan gas sebesar 2,67%, sektor telekomunikasi turun 1,45%, dan sektor barang konsumen turun 1,3%. Satu-satunya sektor yang berhasil naik hanyalah sektor kesehatan sebesar 0,25%.

Kendati demikian, mata uang baht berhasil menguat. Data Bloomberg menunjukkan, sore ini, baht Thailand menguat 0,46% menjadi 30,761 per dollar AS. 




TERBARU

[X]
×