kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pasukan Rusia Mulai Gempur Donetsk, Fokus di Kota Sloviansk dan Kramatorsk


Rabu, 06 Juli 2022 / 13:30 WIB
Pasukan Rusia Mulai Gempur Donetsk, Fokus di Kota Sloviansk dan Kramatorsk


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - KIEV. Pasukan Rusia mulai melancarkan serangan yang lebih intens di Provinsi Donetsk pada Selasa (5/7), setelah menyatakan keberhasilannya menguasai wilayah lain di Donbas, Luhansk.

Para pejabat Ukraina memprediksi pasukan Rusia akan memfokuskan serangannya di Kota Sloviansk dan Kramatorsk. 

Dilansir dari Reuters, pasukan Rusia pada Selasa bahkan sudah menyerang pasar dan daerah perumahan di Sloviansk yang menewaskan sedikitnya 2 orang dan melukai 7 orang.

"Rusia sekali lagi dengan sengaja menargetkan daerah-daerah di mana warga sipil berkumpul. Ini benar-benar terorisme. Tidak ada tempat yang aman tanpa penembakan di wilayah Donetsk," ungkap Gubernur Donetsk Pavlo Kyrylenko.

Baca Juga: Ukraina Butuh US$ 750 Miliar untuk Rencana Pemulihan Akibat Invasi Rusia

Dari kubu lawan, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, tidak menargetkan daerah permukiman. Sebaliknya, mereka menegaskan, telah menggunakan senjata presisi tinggi untuk menghancurkan pusat komando dan artileri di Donetsk.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada Minggu (3/7) mengumumkan, pasukannya telah berhasil menyelesaikan penaklukan atas Luhansk, setelah kota  Lysychansk berhasil dikuasai.

Putin pun mempersilakan pasukannya untuk memanfaatkan momen ini untuk beristirahat dan memulihkan kesiapan militer sebelum merebut wilayah lain.

Baca Juga: Kalah di Luhansk, Pasukan Ukraina Kini Berkumpul di Donetsk

Merespons hal itu, pasukan Ukraina pada Selasa mulai menyusun garis pertahanan baru di Donetsk. Saat ini, Ukraina masih mampu menguasai sebagian besar kota-kota besar di provinsi yang dianggap separatis tersebut.

Donetsk dan Luhansk yang membentuk wilayah Donbas telah menjadi medan pertempuran terbesar di Eropa selama beberapa generasi. 

Rusia ingin merebut kendali seluruh Donbas dari Ukraina atas nama separatis. Sebelum invasi dimulai, Rusia bahkan telah mengakui kedaulatan Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×