Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – VATICAN. Paus Leo XIV mengungkapkan dokter menemukan nodul atau pertumbuhan jaringan kecil di paru-parunya saat pemeriksaan kesehatan baru-baru ini. Pemimpin Gereja Katolik berusia 71 tahun itu dijadwalkan menjalani operasi untuk mengangkat nodul tersebut dalam beberapa hari ke depan.
Berbicara kepada para peziarah di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, saat doa mingguan pada Minggu (11/10/2026), Leo mengatakan nodul tersebut masih terlokalisasi dan terdeteksi pada tahap sangat awal.
“Baru-baru ini, dalam beberapa pemeriksaan medis, dokter menemukan nodul terlokalisasi di paru-paru saya. Nodul tersebut terdeteksi pada tahap sangat awal dan masih terlokalisasi,” kata Leo.
Ia mengatakan dokter menyarankan tindakan medis untuk mengangkat pertumbuhan jaringan tersebut. Setelah mempertimbangkan saran dokter, ia memutuskan untuk menjalani operasi yang telah dijadwalkan dalam beberapa hari mendatang.
Baca Juga: Ukraina Siap Setop Serang Kilang Minyak Rusia, Asal Moskow Lakukan Ini
“Dokter menilai tindakan medis perlu dilakukan. Karena itu, mengikuti saran mereka, saya memutuskan menjalani operasi untuk mengangkatnya,” ujarnya.
Kantor pers Vatikan menyatakan, masa pemulihan Leo setelah operasi diperkirakan berlangsung sekitar satu pekan. Namun, pihak Vatikan belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan Paus.
Leo terpilih sebagai Paus pada Mei 2025 melalui pemungutan suara para kardinal dari berbagai negara. Pada usia 71 tahun, ia tergolong relatif muda dibandingkan sejumlah pemimpin Gereja Katolik sebelumnya.
Leo diketahui menyukai olahraga, termasuk tenis, dan sebelumnya tidak dikenal memiliki riwayat masalah kesehatan.
Pendahulunya, Paus Fransiskus, meninggal dunia pada usia 88 tahun setelah kondisi fisiknya semakin melemah pada tahun-tahun terakhir kehidupannya.














