kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Pembicaraan IPO Saudi Aramco berlanjut, Pangeran ingin valuasi tetap US$ 2 triliun


Kamis, 08 Agustus 2019 / 13:48 WIB

Pembicaraan IPO Saudi Aramco berlanjut, Pangeran ingin valuasi tetap US$ 2 triliun

KONTAN.CO.ID -LONDON. Pangeran Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman bersikeras pada valuasi Saudi Aramco sebesar US$ 2 triliun, meskipun beberapa bankir dan orang dalam perusahaan mengatakan kerajaan harus memangkas targetnya menjadi sekitar US$ 1,5 triliun.

Setelah berhenti membicarakan IPO, kini Saudi Aramco kembali membicarakan dengan bank tentang penawaran umum perdana (IPO). "Dewan akan bertemu akhir pekan ini dan mungkin akan mengadakan diskusi tentang valuasi perusahaan," sumber yang dekat dengan perusahaan mengatakan kepada Reuters, Kamis (8/8).

Baca Juga: IPO Aramco batal, Arab Saudi dikabarkan cari pinjaman US$ 12 miliar

Saudi Aramco menolak berkomentar. CIC, kantor media pemerintah Saudi, tidak menanggapi permintaan Reuters untuk memberikan komentar.

Pangeran Mohammed memberikan penilaian US$ 2 triliun pada perusahaan negara pada awal 2016 ketika ia pertama kali mengusulkan penjualan saham untuk mendiversifikasi ekonomi Arab Saudi di luar minyak. Saudi Aramco saat itu akan melepas 5% saham ke publik.

Menurut sumber yang dekat dengan Aramco dan sumber lain yang akrab dengan rencana IPO, pengeran terjebak akan penilaian saat itu, meskipun beberapa bank berpikir itu akan menjadi perjuangan.

Baca Juga: Benarkah IPO Saudi Aramco batal? Ini jawaban Arab Saudi

Selama tiga tahun terakhir, negara-negara telah mempercepat upaya untuk beralih dari bahan bakar fosil untuk mengekang pemanasan global, menempatkan harga minyak di bawah tekanan.


Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini

Video Pilihan


Close [X]
×