kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Pembunuhan Soleimani, Trump: Kami menghentikan perang, bukan memulai perang


Sabtu, 04 Januari 2020 / 06:47 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump bereaksi ketika tiba untuk berbicara dalam kampanye di Battle Creek, Michigan, 18 Desember 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - FLORIDA. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, ia memerintahkan pembunuhan Mayor Jenderal Qassem Soleimani untuk menghentikan perang, bukan memulai perang.

"Soleimani merencanakan serangan yang segera dan seram terhadap para diplomat dan personel militer Amerika, tetapi kami menangkap dan menghentikannya," kata Trump kepada wartawan, Jumat (3/1), di Resor Mar-a-Lago, Floirda.

"Kami mengambil tindakan untuk menghentikan perang. Kami tidak mengambil tindakan untuk memulai perang," ujar Trump seperti dikutip Reuters yang menambahkan, AS tidak mencari perubahan rezim di Iran.

Baca Juga: Akhirnya bersuara, Trump: Soleimani berencana membunuh lebih banyak lagi orang AS

Sebelumnya, lewat akun Twitternya, Jumat (3/1), Trump menyebutkan, Soleimani telah membunuh atau melukai ribuan orang AS dalam waktu yang lama, dan berencana untuk membunuh lebih banyak lagi.

"Tetapi tertangkap! Dia secara langsung dan tidak langsung bertanggungjawab atas kematian jutaan orang, termasuk sejumlah besar pengunjuk rasa yang terbunuh di Iran," kicau Trump.




TERBARU

[X]
×