kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pendapatan emerging market dongkrak laba SingTel


Selasa, 14 Agustus 2012 / 07:28 WIB
ILUSTRASI. Ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasi nyeri haid. (Tribun Jateng/ Hermawan Handaka)


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Singapore Telecommunications Ltd membukukan kenaikan laba sebesar 3,2% pada kuartal I. Salah satu faktor pendorongnya adalah kenaikan pendapatan yang berasal dari emerging markets.

Berdasarkan laporan Keuangan perusahaan, laba bersih SingTel naik menjadi S$ 945,3 juta atau US$ 758 juta atau 5,92 sen Singapura per saham pada periode tiga bulan yang berakhir 30 Juni dari sebelumnya S$ 916,2 juta atay 5,74 sen Singapura pada tahun sebelumnya. Meski demikian, pencapaian tersebut di bawah rata-rata estimasi tiga analis yang disurvei Bloomberg sebesar S$ 974,3 juta. Sedangkan dari segi pendapatan, terjadi penurunan sebesar 1,6% menjadi S$ 4,53 miliar.

Kinerja SingTel tersebut merupakan pertumbuhan yang tercepat sejak keberhasilan mereka dalam mencapai pertumbuhan 7,7% pada tahun fiskal 2010 lalu. Hal ini berkaitan dengan ekspansi perusahaan, dimana dalam periode 12 bulan yang berakhir Juni, nilai akuisisinya mencapai US$ 899 juta. Salah satunya adalah akuisisi Amobee Inc dengan nilai US$ 321 juta.

"Langkah mereka semakin maju ketimbang mundur," jelas Sachin Gupta, analis Nomura Holdings Inc di Singaoura. Nomura memberikan rating netral untuk saham ini.

Sepanjang tahun ini hingga kemarin (13/8), saham SingTel sudah melonjak 9,7%. Sebagai perbandingan, indeks acuan Strait Times Singapura naik 16%.




TERBARU

[X]
×