Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Tingkat pengangguran kaum muda di perkotaan China turun menjadi 18% pada September 2026, dari 18,9% pada Agustus.
Meski membaik, angka tersebut menunjukkan pasar tenaga kerja bagi kelompok usia muda masih menghadapi tekanan.
Baca Juga: Bursa Asia Menguat Rabu (21/10), Investor Cermati Kinerja Emiten dan Keputusan BI
Mengutip data Biro Statistik Nasional China (National Bureau of Statistics/NBS) yang dirilis Rabu (21/10/2026), tingkat pengangguran penduduk berusia 16–24 tahun di wilayah perkotaan, tidak termasuk pelajar, turun 0,9 poin persentase dibandingkan bulan sebelumnya.
Pada Agustus, tingkat pengangguran kelompok tersebut mencapai 18,9%, level tertinggi dalam 12 bulan terakhir.
Sementara itu, tingkat pengangguran penduduk berusia 25–29 tahun turun tipis menjadi 7,4% pada September, dari 7,5% pada Agustus.
Adapun tingkat pengangguran untuk kelompok usia 30–59 tahun tidak berubah, yakni sebesar 3,9%, sama seperti bulan sebelumnya.
Baca Juga: Elon Musk Buka Peluang Merger SpaceX-Tesla, Bisnis AI Jadi Pendorong
Perkembangan ini menunjukkan perbedaan kondisi pasar tenaga kerja antarkelompok usia di China.
Tingkat pengangguran kaum muda masih jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok usia yang lebih matang, meskipun angkanya mulai menurun pada September.














