kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.577.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Penjualan Natal Sainsbury’s Naik 3,4%, Kinerja Grocery Menutupi Penjualan Pakaian


Jumat, 09 Januari 2026 / 15:14 WIB
Penjualan Natal Sainsbury’s Naik 3,4%, Kinerja Grocery Menutupi Penjualan Pakaian
ILUSTRASI. ATHLETICS-LONDON/ (Action Images via REUTERS/ANDREW BOYERS)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - LONDON. Sainsbury’s, jaringan supermarket terbesar kedua di Inggris, melaporkan kenaikan penjualan dasar alias underlying sales sebesar 3,4% pada saat Natal, didorong kinerja kuat penjualan bahan makanan (grocery) yang mampu menutupi pelemahan di segmen barang umum.

Grup ritel yang hanya kalah dari Tesco dari sisi pangsa pasar tersebut menyatakan tetap optimistis dapat membukukan laba operasional ritel dasar tahunan lebih dari 1 miliar poundsterling untuk tahun buku yang berakhir pada Maret 2026. Target ini lebih besar dari laba pada tahun buku 2024-2025 sebesar 1,04 miliar poundsterling.

Sainsbury’s mencatat penjualan grocery naik 5,4% secara tahunan dalam periode 16 minggu hingga 3 Januari.

Baca Juga: Trump Temui Bos Raksasa Minyak AS, Bidik Kuasai Cadangan Minyak Venezuela

Sebaliknya, penjualan barang umum dan pakaian di jaringan Sainsbury’s turun 1,1%, sementara penjualan di unit bisnis Argos juga melemah 1%.

Data industri yang dirilis awal pekan ini menunjukkan Sainsbury’s menutup tahun 2025 dengan pangsa pasar grocery di Inggris sebesar 16,3%, naik 30 basis poin dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami berhasil merebut pangsa pasar grocery untuk periode Natal keenam berturut-turut, dengan kembali menghadirkan kombinasi unggulan antara nilai, kualitas, layanan, dan ketersediaan bagi pelanggan,” ujar CEO Sainsbury’s Simon Roberts.

Pembaruan kinerja Sainsbury’s ini, menyusul laporan Tesco sehari sebelumnya, menegaskan dua jaringan supermarket terbesar di Inggris terus mengungguli kinerja ritel Inggris secara keseluruhan. Fokus pada harga terjangkau menjadi kunci di tengah kepercayaan konsumen yang masih lemah, inflasi yang tetap tinggi, serta pasar tenaga kerja yang mulai melemah.

Kedua perusahaan juga terus diuntungkan oleh tren konsumen Inggris yang semakin sering makan di rumah dibandingkan makan di luar demi menghemat pengeluaran. Selama periode Natal, konsumen juga lebih memprioritaskan belanja makanan dibandingkan pakaian.

Baca Juga: IPO BCCL India Raup US$ 118 Juta, Oversubscribed Penuh Hari Pertama

Sainsbury’s mencatat penjualan produk makanan segar dalam lini premium Taste the Difference melonjak 15% pada kuartal Natal.

Sehari sebelumnya, Marks & Spencer serta Primark juga melaporkan penjualan pakaian yang cenderung lesu.

Selanjutnya: Rekor Pertemuan Persib vs Persija Jelang Duel Super League 11 Januari

Menarik Dibaca: Marty Supreme dan 6 Film Tentang Olahraga yang Bakal Bikin Semangat Membara


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×