kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Penjualan turun, iPhone di China sudah didiskon dua kali


Kamis, 07 Maret 2019 / 19:08 WIB

Penjualan turun, iPhone di China sudah didiskon dua kali

KONTAN.CO.ID -  SHANGHAI. Guna mendorong penjualan ponsel pintar iPhone, ritel online China mulai memberikan diskon untuk kedua kali  tahun ini. Hal ini guna mengakali penurunan penjualan berkepanjangan Apple Inc di seluruh dunia.

Mengutip Reuters, Kamis (7/3), beberapa vendor elektronik mengumumkan diskon pada perangkat iPhone minggu ini. Menyusul diskon besar-besaran pada Januari lalu, tepatnya sebelum Apple melaporkan penurunan penjualan di China.


Pengecer Gadget Suning.Com Co Ltd mengatakan, akan memangkas harga iPhone XS sebanyak 1.000 yuan atau setara US$ 148,95 dari harga resminya. Suning telah menurunkan harga model iPhone lainnya pada bulan Januari bersama dengan pengecer lainnya. Namun pemotongan itu tidak berlaku bagi ponsel terbaru Apple yakni iPhone XS.

Pinduoduo Inc, sebuah situs e-commerce yang terkenal karena menjual barang-barang murah, juga mengatakan akan menjual iPhone XS edisi 64GB seharga 6.999 yuan. Juah lebih murah harga resmi sebesar dari 1.000 yuan.

Raksasa ritel online JD.com Inc mengatakan akan menawarkan diskon pada berbagai produk Apple termasuk iPhone XS dan XS Max. Tak tanggung-tanggung model perangkat paling baru ini dijual dengan diskon hingga 1.700 yuan.

Seperti Suning, JD.com pada awalnya tidak mendiskonkan iPhone XS pada diskon besar pertama di bulan Januari.

Penjualan Apple dari China turun 20% tahun-ke-tahun, menurut laporan pendapatan terbaru. Melambatnya permintaan smartphone dan meningkatnya persaingan dari merek lokal telah merusak dominasinya di negara ini.

Perusahaan AS belum mengubah harga stiker resmi perangkatnya yang tercantum di situs web China-nya. Namun perusahaan telah bermitra dengan Ant Financial, cabang keuangan Alibaba Group Holding Ltd, dan beberapa bank pemerintah untuk memungkinkan konsumen membeli iPhone melalui pinjaman tanpa bunga


Reporter: Maizal Walfajri
Editor: Noverius Laoli

Video Pilihan


Close [X]
×