kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.013   32,00   0,18%
  • IDX 5.911   34,81   0,59%
  • KOMPAS100 768   3,59   0,47%
  • LQ45 583   1,60   0,28%
  • ISSI 205   1,70   0,83%
  • IDX30 330   0,73   0,22%
  • IDXHIDIV20 407   0,29   0,07%
  • IDX80 87   0,33   0,38%
  • IDXV30 110   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 106   0,08   0,07%

Perbankan Inggris butuh dana talangan £ 25 miliar?


Senin, 04 Oktober 2010 / 23:03 WIB


Reporter: Hari Widowati | Editor: Test Test

LONDON. Lembaga independen New Economic Foundation (NEF), memperkirakan, tahun depan perbankan Inggris bakal membutuhkan dana talangan £ 25 miliar (US$ 39,5 miliar). Soalnya, perbankan Inggris harus menyiapkan dana untuk mencicil pinjaman dari pemerintah yang jatuh tempo 2012 senilai £ 185 miliar.

Dalam laporan bertajuk Where did Our Money Go? NEF menyebutkan, pascakrisis finansial di tahun 2008, institusi keuangan dan perbankan Inggris rugi besar karena longsornya nilai aset kredit. Bahkan, Pemerintah Inggris harus menasionalisasi sebagian saham Royal Bank of Scotland (RBS) dan Lloyds. Sedangkan Barclays dan HSBC mendapatkan pinjaman likuiditas dengan bunga murah yang disediakan Bank of England (BoE).

NEF memprediksi, perbankan Inggris akan kesulitan lagi karena mereka harus menambah modal untuk memenuhi aturan Basel III. Namun, Menteri Keuangan Inggris George Osborne membantah laporan tersebut. "Tidak ada indikasi yang menunjukkan perbankan Inggris membutuhkan dana talangan," tandas Osborne.




TERBARU

[X]
×