kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Perbankan rapuh, Spanyol bantah minta bantuan IMF


Jumat, 01 Juni 2012 / 11:39 WIB
Serial TV Monsters At Work di Disney+ akan melanjutkan cerita dari film Monsters, Inc. (2001).


Reporter: Dyah Megasari, BBC |

MADRID. Menteri perekonomian Spanyol membantah kabar mengenai permintaan tambahan bailout dari International Monetary Fund (IMF). Dana Moneter Internasional tersebut juga menegaskan bahwa tak ada pembicaraan khusus mengenai Spanyol yang meminta tambahan likuiditas.

Selama ini IMF berkontribusi banyak terhadap bailout di hampir semua anggota Uni Eropa seperti Yunani. Sebelumnya, rumor ini santer berkembang setelah Wakil Perdana menteri Spanyol bertemu dengan Direktur Pelaksana IMF, Christine Lagarde.

"Rumor tersebut tidak masuk akal," tukas Menteri Ekonomi Spanyol Luis de Guindos di televisi Spanyol.

Spanyol telah mengambil alih posisi Yunani dalam krisis ekonomi. Sebab perbankan Negeri Matador ini telah mengguncang pasar dunia. Bankia, bank keempat terbesar di Spanyol resmi mengajukan permintaan tambahan modal senilai 19 miliar euro. Namun banyak yang mempertanyakan, apakah Spanyol mampu memenuhi permintaan tersebut.




TERBARU

[X]
×