kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45851,45   -3,39   -0.40%
  • EMAS922.000 0,55%
  • RD.SAHAM -0.15%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Persaingan video streaming kian sengit, Netflix segera buka toko online


Jumat, 11 Juni 2021 / 17:21 WIB
Persaingan video streaming kian sengit, Netflix segera buka toko online
ILUSTRASI. A smartphone with the Netflix logo is seen on a keyboard in front of the displayed words 'streaming service' in this illustration taken March 24, 2020. REUTERS/Dado Ruvic

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan video streaming yang semakin sengit membuat Netflix berusaha mencari sumber pendapatan baru lewat toko online bernama Netflix shop. Toko ini menjual merchandise edisi terbatas dari program-program populer Netflix seperti Stranger Things, Lupin dan lainnya. 

Layanan pertama akan tersedia di Amerika Serikat (AS) dan akan diperluas ke negara-negara lain dalam beberapa bulan mendatang. Kehadiran toko online akan menjadi pemasukan baru bagi perusahaan sekaligus memperluas lini usaha di luar item yang dijual melalui mitra seperti Target Inc dan Walmart Inc.

"Barang dagangan di toko online ini akan menjadi produk pakaian dan gaya hidup yang berkualitas tinggi serta dipilih dengan cermat," kata Netflix, dikutip dari Reuters, Jumat (11/6). 

Untuk tahap pertama, perusahaan akan meluncurkan merchandise termasuk streetwear dan action figure berdasarkan serial anime seperti Yasuke dan Eden pada bulan ini. Kemudian menjual pakaian dan item dekoratif yang terinspirasi oleh film thriller kriminal asal Prancis, Lupin.

Baca Juga: 3 Film Netflix original terbaru yang bakal tayang pekan ini Di masa depan, perusahaan berencana untuk memperkenalkan produk berdasarkan serial hits seperti The Witcher dan Stranger Things. Lalu pakaian dengan logo Netflix dari rumah mode Jepang Beams.

Kehadiran situs belanja ini akan memberi cara baru bagi Netflix untuk menghasilkan uang setelah kinerja kuartal menunjukkan tanda-tanda melambat di bidang video streaming yang semakin ramai, termasuk sainganya Disney+.

Tidak seperti beberapa pesaingnya, termasuk Hulu dan HBO Max, Netflix tidak memiliki iklan. Perusahaan bergantung pada biaya bulanan yang dibayarkan oleh lebih dari 200 juta pelanggannya. Di situlah Netflix.shop bisa masuk.

Situs ini merupakan langkah logis berikutnya bagi sebuah perusahaan yang mulai serius dengan bisnis ritel pada tahun lalu. Ini adalah upaya eksekutif Netflix Josh Simon dalam menjalankan dividi produk konsumen Netflix. 

Bahkan, Netflix telah membuat kesepakatan dengan Walmart, Sephora, Amazon, dan Target untuk menjual pakaian, mainan, perlengkapan kecantikan, dan peralatan rumah tangga, di antara barang-barang lainnya, yang terkait dengan seri dan film.

Baca Juga: 10 Drakor terpopuler di minggu pertama Juni, Penthouse 3 hingga Doom at Your Service




TERBARU
Kontan Academy
Rahasia Banjir Order dari Digital Marketing Sukses Berkomunikasi: Mempengaruhi Orang Lain Batch 3

[X]
×