kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   0,00   0,00%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pesawat mata-mata Global Hawk dan pembom B-1B terbang di atas Laut China Selatan


Jumat, 12 Juni 2020 / 09:37 WIB
ILUSTRASI. Kedatangan RQ-4B Global Hawks milik angkatan udara Amerika Serikat (AS) di pangkalan Yokota Air di Fussa, Tokyo, Jepang pada 31 Mei 2020. (Foto oleh AFLO)


Sumber: foxnews | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) sekarang menerbangkan pesawat pembom B-1B dan pesawat mata-mata Global Hawk di atas Laut China Selatan dan area lain di pasifik.

Penerbangan pesawat ini adalah sebagai strategi yang lebih luas dalam mempertahankan misi pengawasan dan pencegahan di wilayah tersebut, menyusul meningkatnya ketegangan AS dengan China.

Baca Juga: Makin agresif, pesawat tempur China masuk zona identifikasi pertahanan udara Taiwan

Mengutip Foxnews, Kamis (11/6), Angkatan Udara menerbangkan pesawat pembom B-1B dari Guam dalam mendukung Komando Indo-Pasifik dan secara khusus menjalankan misi di Laut China Selatan.

Pada waktu yang sama, Angkatan Udara AS juga menerbangkan drone global Hawk ke pangkalan udara di Jepang yang disebut Yokota.

Ini merupakan sebuah langkah yang semakin meningkatkan kehadiran militer AS di wilayah tersebut.

Misi ini dinilai menjadi misi urgensi terbaru AS mengingat munculnya laporan bahwa China telah melakukan di wilayah tersebut dengan dua kapal induknya. Latihan kapal induk China di wilayah tersebut telah  meningkatkan kegelisahan Taiwan bahwa mereka kemungkinan akan diinvasi China.

Baca Juga: Tekanan terhadap Indonesia dan Malaysia meningkat di Laut China Selatan

Drone Global Hawk, bersama dengan Angkatan Laut AS yang berbasis di Guam, telah direkayasa dengan alogaritma canggih  yang dapat menghadirkan otonomi tingkat baru.

Dengan demikian, pesawat ini secara mandiri dapat melakukan penyesuaian dengan keadaan dalam satu waktu, yang memungkinkan komandan AS untuk meningkatkan dan memperluas ruang lingkup misi mereka di wilayah tersebut dan mungkin memberikan keamanan di wilayah tersebut.

Pesawat pembom B-1B
Pesawat pembom B-1B




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×