kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.103   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.074   36,42   0,60%
  • KOMPAS100 793   4,94   0,63%
  • LQ45 602   -0,52   -0,09%
  • ISSI 210   2,76   1,33%
  • IDX30 340   -0,36   -0,11%
  • IDXHIDIV20 422   -1,32   -0,31%
  • IDX80 91   0,47   0,52%
  • IDXV30 115   0,66   0,58%
  • IDXQ30 109   -0,31   -0,28%

Pesta sampanye di Inggris


Kamis, 15 Maret 2012 / 17:49 WIB
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berbicara kepada wartawan selama konferensi pers pertamanya di Departemen Luar Negeri di Washington, AS, 27 Januari 2021. REUTERS/Carlos Barria.


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

LONDON. Permintaan sampanye diyakini akan meningkat di Inggris tahun ini. Selain menjadi tuan rumah Olimpiade, Inggris akan bersulang pada perayaan Queen's Diamond Jubilee, yang menandakan 60 tahun masa pemerintahan Ratu Elizabeth II.

Selama 16 tahun terakhir, Inggris menjadi importir terbesar sampanye. Kemarin, Biro Sampanye Inggris melakukan uji coba terhadap 6.000 botol dari 79 merek. Tahun lalu, biro ini menguji coba 3.000 botol. "Perayaan ini akan positif meningkatkan permintaan sampanye," kata Andrew Hawes, Chairman Asosiasi Agen Sampanye Inggris.

Industri tidak hanya menikmati kenaikan di Inggris, tapi juga pasar berkembang. Berdasarkan data Comité Interprofessionnel du Vin de Champagne (CIVC), sepanjang 2011 permintaan sparkling wine di India naik 58%, Korea Selatan 31%, Malaysia 44%, dan China 19%. Pasar berkembang kini menjadi fokus bagi produsen sampanye.

"Pasar berkembang kini menjadi kunci masa depan produsen champagne," kata Francoise Peretti, Direktur Biro Sampanye Inggris. Namun, para produsen akan tetap melekat pada pasar lama yaitu Inggris.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×