CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.007,80   -0,91   -0.09%
  • EMAS995.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Pfizer Meminta AS Mengizinkan Vaksin COVID-19 untuk Anak di Bawah Usia 5 Tahun


Rabu, 02 Februari 2022 / 09:20 WIB
Pfizer Meminta AS Mengizinkan Vaksin COVID-19 untuk Anak di Bawah Usia 5 Tahun
ILUSTRASI. Pfizer . REUTERS/Dado Ruvic/Illustration//File Photo


Sumber: Al Jazeera | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan farmasi AS Pfizer telah meminta Amerika Serikat untuk mengizinkan dosis ekstra rendah vaksin COVID-19 untuk anak-anak di bawah usia lima tahun, yang berpotensi membuka jalan bagi orang Amerika yang paling muda untuk mulai menerima suntikan pada awal Maret.

Dalam langkah yang luar biasa, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah mendesak Pfizer dan mitranya BioNTech untuk mendaftar lebih awal dari yang direncanakan perusahaan.

19 juta anak balita di negara itu adalah satu-satunya kelompok yang belum memenuhi syarat untuk vaksinasi terhadap virus corona di AS, dan banyak orang tua telah mendorong perluasan suntikan ke balita dan anak-anak prasekolah, terutama ketika gelombang Omicron mengirim rekor jumlah anak-anak ke rumah Sakit.

Baca Juga: Vaksin Booster AstraZeneca & Pfizer, Kenali Efek Samping dan Cara Mengatasinya

Jika FDA setuju, tusukan Pfizer yang mengandung hanya sepersepuluh dari dosis yang diberikan kepada orang dewasa dapat dibagikan kepada anak-anak semuda enam bulan.

Pfizer mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya telah mulai mengirimkan datanya ke FDA dan berharap untuk menyelesaikan prosesnya dalam beberapa hari.

Sebuah pertanyaan terbuka adalah berapa banyak suntikan yang dibutuhkan anak-anak muda. Pfizer sedang menguji tiga suntikan setelah dua dosis ekstra rendah ternyata cukup kuat untuk bayi tetapi tidak untuk anak-anak prasekolah, dan data akhir dari penelitian ini diperkirakan tidak sampai akhir Maret.

Itu berarti FDA dapat mempertimbangkan apakah akan mengizinkan dua suntikan untuk saat ini, dengan kemungkinan suntikan ketiga akan dihapus nanti jika penelitian mendukungnya.

FDA mengatakan pada hari Selasa akan mengadakan panel peneliti dan dokter independen pada pertengahan Februari untuk membantu meninjau data Pfizer. Badan tersebut tidak diharuskan untuk mengikuti saran panelis tetapi masukan mereka merupakan langkah kunci dalam memeriksa keamanan dan efektivitas vaksin secara publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Data Analysis with Excel Pivot Table Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×