kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

PM Jerman :pajak tidak naik


Rabu, 24 Juli 2013 / 23:15 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,48% atau 102,24 poin ke 6.817,82 pada Kamis (24/2).


Sumber: Reuters | Editor: Dessy Rosalina

Berlin. Perdana Menteri (PM) Jerman Angela Merkel menegaskan, pemerintah tidak bakal menaikkan tingkat pajak untuk memperbaiki perekonomian. Merkel akan memegang janjinya itu jika terpilih lagi sebagai orang nomor satu di negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di Eropa itu.

Menjelang Pemilu pada 22 September, politik Jerman semakin memanas. "Bagi para pemilih, saya menjamin menentang segala bentuk kenaikan pajak. Kenaikan pajak adalah sesuatu yang salah," ujar Merkel (23/7).
Kebijakan kenaikan pajak memang menjadi sorotan warga Jerman. Belakangan, ramai diberitakan Merkel akan mengerek pajak bagi kaum kaya. Kebijakan ini untuk menambah pemasukan negara.

Hasil jajak pendapat sementara menunggulkan Merkel sebagai perdana menteri Jerman. Tapi, masyarakat khawatir Merkel bakal berbeda pandangan dengan partai koalisinya, yakni Free Democrats, yang mendesak realisasi kebijakan pajak rendah.
Sebelumnya, pada pemilu 2005, Merkel pernah berencana menaikkan pajak pertambahan nilai atawa PPN menjadi 18% dari sebelumnya 16%. Ini membuat suara partai pengusung Merkel merosot.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×