kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

PM Jerman :pajak tidak naik


Rabu, 24 Juli 2013 / 23:15 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,48% atau 102,24 poin ke 6.817,82 pada Kamis (24/2).


Sumber: Reuters | Editor: Dessy Rosalina

Berlin. Perdana Menteri (PM) Jerman Angela Merkel menegaskan, pemerintah tidak bakal menaikkan tingkat pajak untuk memperbaiki perekonomian. Merkel akan memegang janjinya itu jika terpilih lagi sebagai orang nomor satu di negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di Eropa itu.

Menjelang Pemilu pada 22 September, politik Jerman semakin memanas. "Bagi para pemilih, saya menjamin menentang segala bentuk kenaikan pajak. Kenaikan pajak adalah sesuatu yang salah," ujar Merkel (23/7).
Kebijakan kenaikan pajak memang menjadi sorotan warga Jerman. Belakangan, ramai diberitakan Merkel akan mengerek pajak bagi kaum kaya. Kebijakan ini untuk menambah pemasukan negara.

Hasil jajak pendapat sementara menunggulkan Merkel sebagai perdana menteri Jerman. Tapi, masyarakat khawatir Merkel bakal berbeda pandangan dengan partai koalisinya, yakni Free Democrats, yang mendesak realisasi kebijakan pajak rendah.
Sebelumnya, pada pemilu 2005, Merkel pernah berencana menaikkan pajak pertambahan nilai atawa PPN menjadi 18% dari sebelumnya 16%. Ini membuat suara partai pengusung Merkel merosot.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×