Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perusahaan pembuat chip kecerdasan buatan (AI) Nvidia dan Microsoft dikabarkan akan memperkenalkan generasi terbaru komputer Windows yang menggunakan chip Nvidia sebagai prosesor utama pada pekan depan.
Mengutip laporan Axios pada Sabtu (30/5), peluncuran tersebut akan menandai langkah penting Nvidia dalam memasuki pasar prosesor komputer pribadi (PC) berbasis sistem operasi Windows yang selama ini didominasi oleh Intel dan AMD.
Sumber yang mengetahui rencana tersebut menyebutkan bahwa komputer bertenaga Nvidia akan hadir tidak hanya melalui lini perangkat Surface milik Microsoft, tetapi juga dari sejumlah produsen komputer lainnya, termasuk Dell.
Langkah Microsoft untuk beralih ke chip yang lebih hemat daya sebenarnya telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, upaya tersebut belum berhasil mendorong lonjakan penjualan yang signifikan.
Di sisi lain, pesaing utamanya, Apple, telah lebih dulu mengembangkan chip buatannya sendiri dan pada Maret lalu meluncurkan MacBook terbaru yang dibekali chip seri M5.
Baca Juga: Ledakan Roket Blue Origin Ganggu Proyek Satelit Amazon dan Misi NASA
Menurut laporan tersebut, Microsoft dan Nvidia akan mengumumkan perangkat baru tersebut dalam ajang pameran teknologi Computex di Taiwan serta konferensi pengembang Microsoft Build yang berlangsung di San Francisco, Amerika Serikat.
Hingga saat ini, Nvidia belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait laporan tersebut. Sementara itu, Microsoft memilih untuk tidak berkomentar.
Spekulasi mengenai pengumuman tersebut semakin menguat setelah akun resmi Windows, Nvidia, dan perusahaan desain chip Arm pada platform X mengunggah teaser pada Jumat (29/5). Unggahan tersebut menampilkan pesan bertuliskan "Era baru PC", disertai koordinat yang mengarah ke Taipei, ibu kota Taiwan.
Sebelumnya, Reuters pada 2023 telah melaporkan bahwa Nvidia tengah mengembangkan prosesor pusat (CPU) yang dirancang untuk menjalankan sistem operasi Windows milik Microsoft dengan memanfaatkan teknologi arsitektur Arm.
Saat ini, Qualcomm merupakan produsen utama CPU berbasis Arm untuk laptop Windows. Sementara itu, Intel dan AMD masih menjadi pemasok dominan prosesor untuk perangkat Windows di seluruh dunia.
Tidak hanya menghadirkan perangkat keras baru, Microsoft juga diperkirakan akan memperkenalkan perangkat lunak yang memungkinkan agen AI menjalankan berbagai tugas secara lokal langsung di komputer Windows.













