Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Perusahaan chip kecerdasan buatan (AI) Nvidia dan Microsoft dikabarkan akan memperkenalkan komputer Windows pertama yang menggunakan chip Nvidia sebagai prosesor utama pada pekan depan. Informasi tersebut dilaporkan Axios pada Sabtu (30/5/2026) dengan mengutip sejumlah sumber yang mengetahui rencana tersebut.
Komputer berbasis chip Nvidia tersebut diperkirakan akan hadir melalui lini produk Surface milik Microsoft serta sejumlah produsen komputer lainnya, termasuk Dell. Langkah ini menandai upaya Microsoft untuk menghadirkan perangkat Windows yang lebih hemat daya sekaligus mampu menjalankan fitur-fitur AI secara lebih optimal.
Peluncuran tersebut akan dilakukan dalam dua ajang teknologi besar, yakni pameran Computex di Taipei, Taiwan, dan konferensi pengembang Build yang digelar Microsoft di San Francisco, Amerika Serikat.
Baca Juga: India Pangkas Bea Keluar Ekspor BBM dan Bahan Bakar Pesawat Mulai 1 Juni
Sejauh ini, Microsoft terus berupaya mengurangi ketergantungan pada arsitektur prosesor tradisional demi meningkatkan efisiensi baterai perangkat Windows. Namun, strategi tersebut belum mampu mendorong lonjakan penjualan yang signifikan. Di sisi lain, pesaing utamanya, Apple, telah lebih dulu mengembangkan chip buatannya sendiri dan pada Maret lalu meluncurkan MacBook terbaru yang menggunakan chip seri M5.
Menjelang pengumuman resmi, akun X milik Windows, Nvidia, dan perusahaan perancang chip Arm pada Jumat (29/5) mengunggah teaser bertajuk “A New Era of PC”. Unggahan tersebut juga menampilkan koordinat yang mengarah ke Taipei, lokasi penyelenggaraan Computex.
Rencana Nvidia memasuki pasar prosesor untuk komputer Windows sebenarnya telah terungkap sejak 2023. Saat itu, Reuters melaporkan bahwa Nvidia tengah mengembangkan CPU berbasis teknologi Arm yang dirancang untuk menjalankan sistem operasi Windows milik Microsoft.
Saat ini, Qualcomm menjadi pemasok utama prosesor berbasis Arm untuk laptop Windows, sementara Intel dan AMD masih mendominasi pasar prosesor komputer Windows secara keseluruhan.
Selain memperkenalkan perangkat baru, Microsoft juga disebut akan meluncurkan perangkat lunak yang memungkinkan agen AI menjalankan berbagai tugas secara lokal langsung di komputer Windows tanpa harus selalu bergantung pada layanan komputasi awan. Langkah tersebut dipandang sebagai bagian dari strategi Microsoft untuk memperluas integrasi kecerdasan buatan pada ekosistem Windows generasi berikutnya.













