kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

PNS Jerman Minta Pemerintahnya Setop Kirim Senjata ke Israel


Minggu, 14 April 2024 / 08:00 WIB
ILUSTRASI. International Court of Justice (ICJ) akan menyidangkan gugatan terhadap Jerman yang membantu Genosida Israel di Jalur Gaza Palestina.


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Sekelompok pegawai negeri Jerman menulis pernyataan bersama untuk Kanselir Olaf Scholz. Mereka meminta agar pemerintah segera menghentikan pengiriman senjata ke Israel.

Melansir Al Jazeera, sekitar 600 pegawai negeri sipil telah menyuarakan dukungan terhadap inisiatif tersebut. Dukungan terhadap gerakan ini terus meluas melalui jaringan profesional dan promosi dari mulut ke mulut di berbagai kementerian.

Dalam pernyataan berisi lima halaman yang diserahkan kepada Scholz, mereka menegaskan bahwa Israel melakukan kejahatan di Gaza yang jelas bertentangan dengan hukum internasional.

Baca Juga: Pesan Biden ke Netanyahu: Lindungi Warga Sipil Gaza Jika Ingin Terus Kami Dukung

Para pegawai negeri mengutip keputusan Mahkamah Internasional pada bulan Januari, yang menyatakan bahwa tindakan militer Israel adalah tindakan genosida yang masuk akal.

Beberapa desakan lain yang disampaikan adalah meminta agar pemerintah Jerman menekan Israel agar segera melakukan gencatan senjata di Jalur Gaza serta meneruskan pendanaan ke Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).

Tidak hanya itu, pemerintahan Scholz juga diminta secara tegas mengadvokasi pengakuan negara Palestina sesuai dengan batas-batas yang diakui secara internasional pada tahun 1967.

Baca Juga: Israel Kembali Menarik Tentaranya dari Gaza Selatan, Bersiap untuk Operasi Baru

Berdasarkan data Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI), pada tahun 2023 Jerman menyetujui ekspor senjata ke Israel senilai 326,5 juta euro (US$354 juta).

Angka itu meningkat sepuluh kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. SIPRI mencatat, Jerman menyediakan 30% kebutuhan senjata militer Israel.

SIPRI juga menemukan bahwa 99% senjata Israel berasal dari Amerika Serikat dan Jerman. Berdasarkan data itu, Jerman menjadi pemasok senjata terbesar kedua untuk Israel.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×