kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Polandia: Perang Eropa yang Lebih Besar dalam 30 Tahun Terakhir Bisa Pecah


Kamis, 13 Januari 2022 / 19:08 WIB
ILUSTRASI. Tentara Ukraina mengendarai peluncur roket self-propelled di sepanjang jembatan ponton saat melintasi Sungai Aidar selama latihan militer di dekat Novoaidar di Wilayah Luhansk, Ukraina, 14 Desember 2021.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WINA. Perang Eropa yang lebih besar dibanding yang telah terjadi dalam 30 tahun terakhir bisa terjadi, menteri luar negeri Polandia memperingatkan pada Kamis (13/1).

Berbicara di depan utusan dari 57 anggota Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE), Menteri Luar Negeri Polandia Zbigniew Rau tidak menyebut nama Rusia.

"Tampaknya, risiko perang di wilayah OSCE sekarang lebih besar daripada sebelumnya dalam 30 tahun terakhir," kata Rau dalam pidato yang menguraikan prioritas negaranya saat memegang jabatan ketua bergilir OSCE tahun ini.

"Selama beberapa minggu terakhir, kami telah dihadapkan dengan prospek eskalasi militer besar di Eropa Timur," ungkapnya, seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Peringatan Inggris: Jika Serang Ukraina, Barat Jatuhkan Sanksi Keuangan ke Rusia

Polandia adalah salah satu anggota NATO yang paling hawkish dalam menghadapi apa yang mereka lihat sebagai ambisi revisionis Rusia di Eropa Timur.

"Kita harus fokus pada resolusi damai konflik di dalam dan sekitar Ukraina," tambah Rau, menyerukan "penghormatan penuh terhadap kedaulatan, integritas teritorial, dan persatuan Ukraina di dalam perbatasannya yang diakui secara internasional".

Rusia telah mengerahkan lebih dari 100.000 tentara di dekat perbatasannya dengan Ukraina, yang telah memerangi separatis yang didukung Moskow di Timur wilayahnya. Rusia mencaplok wilayah Krimea Ukraina pada 2014.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×