kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.590.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Populasi Singapura Tembus Rekor 6,21 Juta, Warga Asing Naik 3,7%


Jumat, 25 September 2026 / 15:44 WIB
Populasi Singapura Tembus Rekor 6,21 Juta, Warga Asing Naik 3,7%
ILUSTRASI. Populasi Singapura mencatat rekor baru pada Juni 2026. Jumlah penduduk negara tersebut mencapai 6,21 juta jiwa, (DOK/singaporeterkini.com )


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Populasi Singapura mencatat rekor baru pada Juni 2026. Jumlah penduduk negara tersebut mencapai 6,21 juta jiwa, meningkat 1,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Data statistik pemerintah Singapura yang dirilis Jumat (25/9/2026) menunjukkan, pertumbuhan populasi terutama didorong oleh peningkatan jumlah penduduk asing.

Jumlah penduduk asing di Singapura naik 3,7% menjadi 1,98 juta orang. Pertumbuhan ini terjadi setelah Singapura mencatat peningkatan populasi secara konsisten sejak pandemi Covid-19 berakhir.

Sebelumnya, Singapura sempat mengalami penurunan populasi yang jarang terjadi setelah pandemi, ketika pemerintah memberlakukan berbagai pembatasan ketat yang membatasi masuknya warga asing.

Baca Juga: Poundsterling Tertekan, Dolar AS Menguat di Tengah Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga

Populasi Asing Jadi Perhatian

Peningkatan jumlah warga asing menjadi salah satu isu sensitif di Singapura, terutama ketika masyarakat menghadapi kekhawatiran mengenai lapangan kerja dan biaya hidup.

Pada 2013, Singapura yang selama ini dikenal sebagai negara dengan stabilitas sosial dan politik yang relatif tertib sempat mengalami aksi protes terkait rencana peningkatan imigrasi secara signifikan.

Rencana tersebut kala itu diproyeksikan dapat mendorong jumlah populasi Singapura menjadi 6,9 juta orang pada 2030.

Di sisi lain, kondisi pasar tenaga kerja Singapura masih menunjukkan tingkat pengangguran yang rendah. Tingkat pengangguran tercatat sebesar 1,9% pada kuartal II-2026.

Namun, jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) selama periode tersebut mencapai level tertinggi sejak pertengahan pandemi Covid-19 pada 2020.

Singapura Hadapi Masalah Penuaan Penduduk

Pertumbuhan populasi juga berkaitan dengan tantangan demografi yang dihadapi Singapura, termasuk rendahnya angka kelahiran dan semakin menuanya populasi.

Pemerintah Singapura sebelumnya menyatakan akan memberikan kewarganegaraan kepada hingga 30.000 orang per tahun selama lima tahun ke depan sebagai bagian dari upaya menghadapi persoalan demografi tersebut.

Data hingga Juni 2026 menunjukkan, proporsi warga Singapura dan penduduk tetap (permanent resident) yang berusia di atas 65 tahun meningkat menjadi 19,5%.

Angka tersebut naik dari 18,8% pada 2025 dan jauh lebih tinggi dibandingkan 12,4% pada 2016.

Baca Juga: GM dan Ford Kehilangan Pangsa Pasar AS, Konsumen Beralih Mobil Irit BBM

Kondisi ini menunjukkan semakin besarnya porsi penduduk lanjut usia dalam struktur demografi Singapura. Di tengah rendahnya tingkat kelahiran, pertumbuhan penduduk melalui migrasi dan pemberian kewarganegaraan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi komposisi penduduk negara tersebut.

Ekonomi Singapura Tumbuh Lebih Cepat

Pertumbuhan populasi Singapura juga berlangsung ketika perekonomian negara tersebut mencatat kinerja yang lebih baik dari perkiraan.

Pada Agustus 2026, pemerintah Singapura menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi 4,5%-5,5%, dari perkiraan sebelumnya sebesar 2%-4%.

Revisi tersebut dilakukan setelah ekonomi Singapura tumbuh lebih cepat dari perkiraan awal pada kuartal II-2026.

Dengan jumlah penduduk yang mencapai rekor baru, meningkatnya populasi asing, serta bertambahnya proporsi penduduk lanjut usia, perkembangan demografi Singapura menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan dalam kebijakan tenaga kerja, perumahan, dan pertumbuhan ekonomi negara tersebut.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×