kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Presiden AS Donald Trump mengancam akan meninggalkan kesepakatan dagang dengan China


Jumat, 01 Maret 2019 / 09:53 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan meninggalkan perjanjian perdagangan dengan China jika hasilnya tak cukup menggembirakan.

Amerika Serikat dan China akan memberlakukan tarif impor yang lebih tinggi untuk barang-barang senilai ratusan miliar dollar yang mengakibatkan pasar keuangan dan rantai pasok terganggu.

"Saya tidak pernah takut untuk pergi dari kesepakatan. Dan saya akan melakukannya dengan China juga, jika tidak berhasil," jelas Trump di Hanoi seperti dikutip Reuters.

Amerika Serikat telah bersiap menaikkan tarif impor China senilai US$ 200 miliar dari 10 menjadi 25% pada 1 Maret jika tak ada kesepakatan yang dicapai pada perundingan pekan lalu. Namun, pada  Minggu, Trump mengumumkan akan menunda kenaikan tarif impor tersebut karena ada kemajuan dalam perundingan dagang dengan pejabat China.

Sejak itu, pejabat administrasi Trump telah menawarkan beberapa detail pada perundingan.

"Kemajuan minggu lalu sangat fantastis," ujar penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow.

Sebaliknya, Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer menyatakan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menyelesaikan perundingan dagang dengan China, sehingga terlalu dini untuk memprediksi hasil pembicaraan.

Dia juga menambahkan AS perlu mempertahankan ancaman tarif impor China selama bertahun-tahun.

Lighthizer mengatakan AS sedang mencari kesepakatan yang melarang China mendevaluasi mata uangnya secara kompetitif sebagai bagian dari pembicaraan perdagangan, menyusul manupulasi yuan selama ini.

Kudlow menambahkan, China perlu melaporkan intervensi apapun di pasar valuta asing.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×